Suara.com - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kembali memperketat pemeriksaan kesehatan di perbatasan, tepatnya di kawasan Puncak Pass, Haurwangi, dan Gebkrong, sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19, bahkan pengendara atau warga dari luar daerah yang melintas diwajibkan membawa surat keterangan sehat.
Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan tidak hanya pemeriksaan di perbatasan, bagi warga Cianjur yang pulang pergi untuk bekerja di Jabodetabek, akan mendapat pengawasan dan pendataan dari gugus tugas di tingkat RT dan RW.
"Berbagai upaya antisipasi tetap akan kita lakukan berkoordinasi dengan forkompimda, termasuk memberlakukan kembali pemeriksaan kesehatan di perbatasan, warga luar kota yang melintas harus membawa surat keterangan sehat dan bebas Covid-19," katanya.
Ia menjelaskan pembatasan sosial berskala besar yang kembali dilakukan di Jakarta dan sejumlah wilayah yang berdekatan dengan Cianjur, membuat Cianjur menjadi wilayah yang banyak didatangi warga luar daerah untuk berwisata atau untuk tinggal sementara seperti pada saat PSBB pertama digelar.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah daerah menyiagakan gugus tugas hingga ke tingkat RT agar tidak ada warga luar daerah atau warga Cianjur yang bekerja di luar pulang kampung untuk menghindari PSBB di perantauan. Meskipun mereka pulang kampung, tetap harus mengantongi surat keterangan sehat.
"Bahkan mereka yang sudah terlanjur sampai di Cianjur, nantinya oleh ketua RT setempat disarankan untuk memeriksakan kesehatan ke puskesmas setempat. Jangan sampai mereka membawa virus berbahaya dan menularkan ke keluarga dan warga sekitar," katanya.
Pemeriksaan di perbatasan akan dilakukan dalam waktu dekat agar Cianjur tetap dalam zona rendah penyebaran, termasuk untuk wisatawan yang berkunjung dari luar daerah, harus membawa surat keterangan sehat dan bebas Covid-19 atau dipulangkan kembali ke daerah asal.
"Untuk keamanan dan kesehatan warga Cianjur, kami akan lakukan pemeriksaan ketat, bagi warga lokal kami imbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan menjaga jarak," katanya. [Antara]
Baca Juga: Ridwan Kamil Imbau Warga Jakarta Jangan Dulu Berwisata ke Jawa Barat
Berita Terkait
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Mengembalikan Akal Sehat di Meja Keputusan Pelayanan Publik
-
4 Moisturizer Mampu Bikin Glowing dan Sehat saat Jelang Lebaran Idulfitri
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok
-
Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Seminggu untuk Tekan Konsumsi BBM, Berlaku Pasca Lebaran?
-
Bisakah Bahan Bakar Ramah Lingkungan untuk Pesawat Jadi Solusi, Ternyata Pakar Bilang Ini
-
Resmi! Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026, Ini Hasil Sidang Isbat Kemenag
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026