Suara.com - Pemerintah Pusat menyiapkan 10 sampai 15 hotel untuk pasien Covid yang memiliki gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG). Total, ada ada 1.500 kamar hotel di Jakarta yang bisa digunakan 3.000 pasien.
"Untuk hotel bintang 2 dan 3 di Jakarta juga dapat dipergunakan untuk isolasi mandiri untuk yang tanpa gejala," ujar Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam jumpa pers, Senin (14/9/2020).
Ia menuturkan, hotel-hotel yang bekerjasama dengan pemerintah diantaranya Hotel Accor, Novotel, Ibis dan Hotel Haris.
Terawan mengatakan kemungkinan jumlah hotel bisa bertambah jika dibutuhkan.
"Di samping itu, hotel-hotel tersebut juga siap membantu pemerintah bila memerlukan hotel untuk isolasi di luar Jakarta," ucap dia.
Tak hanya itu, Terawan menyebut pemerintah juga sudah menambah tempat isolasi untuk pasien gejala ringan atau OTG.
Di RS Darurat Wisma Atlet, telah disiapkan di dua tower, yaitu tower 6 dengan kapasitas 1.746 tempat tidur dan tower 7 dengan kapasitas 2.472 tempat tidur untuk pasien gejala ringan atau OTG.
"Tower 6 terdapat tempat tidur sebanyak 1746, sudah terisi 888. Sedangkan tower 7 terdapat 2.472 tempat tidur, baru terisi 749," kata Terawan.
Sedangkan untuk pasien tanpa gejala, telah disediakan Flat Isolasi Mandiri di Wisma Atlet Kemayoran di tower 4 dan 5
Baca Juga: Disuntik Vaksin Sinovac Lagi, Ridwan Kamil Ceritakan Reaksinya Berbeda
"Tower 4 ada 2472 tempat tidur ini belum terisi, sedangkan tower 5 terdapat 2.472 tempat tidur baru terisi 81," ucap dia.
Kemudian pemerintan juga sudah menyiapkan Balai Pelatihan Kesehatan di Jakarta maupun di Batam, Semarang dan Makassar.
Berita Terkait
-
Disuntik Vaksin Sinovac Lagi, Ridwan Kamil Ceritakan Reaksinya Berbeda
-
Anggota DPRD Makassar Penjamin Jenazah Covid-19 Dapat Hukuman Percobaan
-
Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Dilanjutkan, TNI dan Polri Dilibatkan
-
Menkes Terawan Siapkan Belasan Hotel Sebagai Lokasi Isolasi Mandiri
-
Menteri Airlangga: Ada Insentif Pariwisata Usai Uji Vaksin Covid-19 Selesai
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas