Suara.com - Terhitung sejak 14 September 2020, Gubernur DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menyikapi lonjakan kasus positif Covid-19 di Ibu Kota.
Kebijakan itu pun mendapat banyak kritikan dari berbagai kalangan mulai dari kepala daerah, artis, hingga para menteri.
Salah satu kritikan yang cukup menarik datang dari pengacara kondang Hotman Paris melalui akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial.
Dalam unggahan videonya, Sabtu (12/09/2020), Hotman terlihat sedang berolahraga di kawasan pantai Ancol dengan tetap mengenakan masker sesuai protokol kesehatan.
"Halo Bapak Gubernur, Pak Anies, Ancol boleh ditutup dalam rangka PSBB, tapi untuk yang olahraganya jangan ditutup, justru tempat olahraga itulah yang membuat kita sehat," kata Hotman dengan keringatnya yang bercucuran.
Ia pun menunjukkan keadaan Pantai Ancol yang dipenuhi oleh masyarakat yang sedang berolahraga.
"Jadi Ancol dan tempat hiburan boleh ditutup, tapi olahraganya, tempat jalan kaki jangan ditutup. Malah inilah yang menambah imunitas, ini mencegah corona. Oke Pak Anies sahabatku, salam Hotman Paris," tutupnya.
Usai melayangkan masukan, Hotman lantas mengunggah isi percakapannya dengan Anies Baswedan dalam bentuk foto beberapa saat kemudian.
"Kawasan olahraga, ruang terbuka di pantai akan tetap bisa digunakan," tulis keterangan foto berlatar belakang warna biru ungu itu.
Baca Juga: Soroti PSBB Non-Total Jakarta, Epidemiolog: Efeknya Tak Seperti Lockdown
Pengacara yang kerap tampil nyentrik tersebut menjelaskan bahwa tulisan tersebut datang dari Anies Baswedan.
"Kalimat ini adalah isi wa dari Gubernur DKI ke Gus Hotman setelah Gub lihat postingan hotman yang minta kawasan terbuka dan olahraga ancol dibuka selama PSBB," terang Hotman.
Unggahan itu pun langsung mendapat reaksi dari ratusan warganet yang berkomentar.
"Trus demo berjidlid-jilid masih boleh juga bang, deklarasi kami juga boleh bang, trus ganjil genap juga masih bang. Biar pada numpuk di stasiun," tulis pemilik akun @queens****
"Semoga Bang Hotman bisa menggunakan power abang untuk membela kepentingan rakyat banyak bang," ungkap @hanapa***
"Dengan tetap memperhatikan protokol covid-19 mestinya bang," sambung @hendra_****
Tag
Berita Terkait
-
PSBB Jakarta, Apindo Kritik Anies: Tutup Keramaian, Angkutan Umum Dibenahi
-
Ridwan Kamil: Warga Jakarta Jangan Wisata ke Jabar Dulu
-
Ridwan Kamil Imbau Warga Jakarta Jangan Dulu Berwisata ke Jawa Barat
-
Soroti PSBB Non-Total Jakarta, Epidemiolog: Efeknya Tak Seperti Lockdown
-
Ojek Online Masih Diizinkan Beroperasi di PSBB Jakarta, Grab Bersyukur
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Menteri Keuangan Khawatir Kena Gratifikasi Gegara Saweran TikTok? Ini Respons KPK!
-
Motor Dicuri di Depan Rumah, Pemilik Syok Dapat Kabar Baik dari Polsek Tambora Keesokan Harinya
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati