Suara.com - Kasus kekerasan terhadap tokoh agama di era pemerintahan Presiden Joko Widodo sudah terjadi beberapakali. Hal ini dinilai menunjukkan kelemahan negara dalam menjaga keselamatan para pemuka agama.
Analis politik dari Political and Public Policy Studies Jerry Massie mengatakan pada zaman Presiden Soeharto keadaannya tak seperti sekarang ini.
Zaman Soeharto, kata Jerry, kasus kekerasan yang menonjol adalah penembakan misterus atau sekarang dikenal sebagai petrus. Tapi sasarannya ketika itu aktivis (dan preman), bukan tokoh agama.
Tetapi pada era Soekarno, kata Jerry, pernah ada kejadian kekerasan terhadap tokoh ulama.
Terhadap kasus penusukan terhadap ulama Syekh Ali Jaber di Bandarlampung pada Minggu (13/9/2020) maupun kasus-kasus yang terjadi sebelumnya, Jerry berharap aparat penegak hukum menelusuri motifnya karena selama ini belum terungkap seluruhnya.
"Bayangkan saja, menurut catatan Polri 2018 lalu ada 21 kekerasan terhadap tokoh agama," kata
Menurut Jerry kasus penganiayaan terhadap tokoh agama yang terjadi di era sekarang mengingatkan pada kasus-kasus serupa pada masa lalu.
Proses hukum terhadap pelaku penganiayaan terhadap tokoh agama diharapkan jangan sampai dikaburkan oleh informasi yang menyebut pelakunya mengalami gangguan kejiwaan. Informasi seperti itu muncul lagi dalam kasus penusukan terhadap Syekh Ali Jaber.
"Penganiayaan tokoh agama, tapi anehnya setelah diperiksa penganiayanya disebut gila. Ini perbuatan yang terencana kalau dilihat sejumlah peristiwa di Tanah Air," kata Jerry.
Baca Juga: Cerita Mahfud MD Usai Jenguk Syekh Ali Jaber
Jerry menekankan pentingnya perlindungan terhadap tokoh agama agar tak lagi jadi sasaran kekerasan dan ini menjadi PR bagi pemerintah.
"Bagi saya selain kekerasan ini juga melanggar HAM. Saya nilai ini ada yang menggerakan. Ini diatur secara sistematis dan masif," kata Jerry.
Jerry menyarankan tim intelijen bekerjasama dengan kepolisian. Misalnya, semua tas jemaah diperiksa sebelum masuk ke dalam di rumah-rumah ibadah. Kemudian, penjagaan terhadap tokoh agama juga perlu ada, apalagi sudah jadi target.
Jerry kembali mengingatkan tentang pentingnya regulasi yang memberi perlindungan negara terhadap tokoh agama. Rancangan Undang-Undang Perlindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama (sudah diputuskan menjadi RUU Prolegnas Prioritas 2020.
"Jadi RUU Perlidungan terhadap tokoh agama perlu dibuat," kata Jerry.
Berita Terkait
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Pesantren Dikepung Kekerasan Seksual, KUPI: SOP dan Bu Nyai Jadi Solusi Utama
-
Korban Kekerasan dan Pembela HAM Disebut Sulit Dapat Keadilan Lewat Peradilan Militer
-
Pelecehan Verbal Dominasi Laporan Kasus Kekerasan Seksual Dosen UPN Veteran Yogyakarta
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres
-
'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel
-
Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi
-
Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan
-
Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks
-
Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia