Suara.com - Beredar sebuah video yang menayangkan rekaman seorang pria berkebutuhan khusus dijewer oleh seorang petugas SPBU.
Dalam rekaman video yang diunggah oleh akun TikTok @nabillah1998, tampak seorang pria berkebutuhan khusus sedang berdiri di tengah antrean pengendara motor di sebuah SPBU.
Dari keterangan yang ditulis oleh si pengunggah video, pria berbaju batik itu berdiri di sana untuk membuka dan menutup tangki minyak kendaraan milik pelanggan.
"Jadi bapak ini punya keterbatasan bantu-bantu buka i tangki minyak sama nutupin," tulis pemilik akun TikTok itu.
Diduga karena merasa terganggu, petugas SPBU yang tengah berjaga saat itu kemudian memanggil seorang rekannya.
Tak lama kemudian, seorang pria berseragam petugas SPBU menghampiri laki-laki berkebutuhan khusus itu.
Ia langsung menjewer telinga laki-laki itu sambil mendorong pundaknya. Si pria berkebutuhan khusus menunjukkan gestur hormat kepada si pria berseragam SPBU yang menjewernya.
Si pembuat video yang menyaksikan peristiwa itu lantas merasa kasihan kepada laki-laki berkebutuhan khusus.
"Niatnya bantuin kakaknya kayaknya. Tapi demi kenyamanan abangnya ngusir. Setidaknya dia enggak meminta-minta," tulis dia.
Baca Juga: Selamatkan Tiktok di AS, ByteDance Pilih Oracle Jadi Partner
Simak videonya DI SINI.
Bukan hanya si pembuat video yang menyayangkan aksi penjeweran tersebut, para warganet juga mengecam tindakan petugas SPBU tersebut.
"Itu tangan enteng banget ya Mas? Semoga aja jangan sampai dipecat kayak tetangga deh ya," komentar seorang warganet.
"Setidaknya itu orang tua. Apa pantas begitu? Jika ingin menegur ya biaa saja dengan bicara yang baik-baik tidak usah dengan menjewer juga," komentar seorang warga TikTok.
"Herannya kenapa harus dijewer juga telinganya? Kan bisa bicara baik-baik untung bapaknya sabar, salut sama bapaknya. Semangat Pak," tulis warganet yang salut dengan pria berkebutuhan khusus tersebut.
"Bisa enggak sih petugasnya dilaporin aja? Emang enggak bisa negur baik-baik? Orang dengan keterbatasan itu enggak boleh diperlakukan kayak begitu," imbuh warganet lain yang kesal.
Berita Terkait
-
Gelar Fashion Month, TikTok Gandeng Saint Laurent dan Louis Vuitton
-
Selamatkan Tiktok di AS, ByteDance Pilih Oracle Jadi Partner
-
Ini Video Anak Pejabat Pamer Harta di TikTok yang Bikin Geram Warganet
-
Oracle dan ByteDance Bermitra Kelola TikTok di AS
-
Ngeri! Wanita Ini Diikuti Pria Misterius Sampai ke Dalam Indekos
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
-
Arus Mudik H-4 Idulfitri, 100 Ribu Orang Sudah Berangkat dari Stasiun Gambir
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
Terkini
-
Viral Teori Donald Trump Time Traveler! Sketsa 100 Tahun Picu Spekulasi Liar Netizen
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Prabowo Ingin Tertibkan Pengamat, Legislator PDIP Singgung Risiko Pilihan Rakyat
-
Bukan Program Unggulan, Ini Pos Anggaran yang Potensi Kena Pemangkasan
-
Kisah 'Militan' 10 Rekan Sekantor Kompak 'War' Tiket Demi Mudik Berjamaah ke Semarang
-
Israel Targetkan Ali Larijani, Tangan Kanan Pemimpin Iran Diklaim Tewas
-
Purbaya Borong Kain Batik di Pasar Beringharjo Yogyakarta, Sebut Pasar Tradisional Tidak Mati Suri
-
4 Juta Warga DKI Tak Mudik, Kemenpar Dorong Tren Mudik ke Jakarta Saat Libur Lebaran
-
Warga Israel: Netanyahu dan Pejabat Aman Tentram, Kami Tiap Detik Bisa Mati Dirudal
-
Bantargebang Sudah Kritis, Pramono Anung Bakal Sanksi Warga Jakarta yang Tak Pilah Sampah