Suara.com - Beredar di linimasa media sosial cerita tentang seorang pria yang terjaring razia Yustisi lantaran melepas masker sehabis minum di dalam mobil pribadinya.
Cerita tersebut sontak mengundang reaksi publik. Pasalnya, menurut sejumlah warganet pria yang dikenai sanksi membersihkan jalanan ini tidak semestinya mendapat hukuman.
Kabar soal pria yang satu ini dibagikan oleh akun Instagram @habibthink pada Kamis (17/9/2020).
Dalam unggahan tersebut, @habibthink menyertakan dua buah foto. Pada foto pertama, terlihat seorang pria yang tampak seperti sedang menyapu jalanan.
Pria tersebutlah yang diduga terjaring razia Yustisi akibat tidak memakai masker di dalam mobil pribadi usai menenggak air minum.
Sementara itu, pada foto kedua terdapat sebuah kertas berita acara pemeriksaan.
Di sana tertulis berita acara pemeriksaan pelanggaran Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 79 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.
Menurut berita acara yang ada, pelanggar yang bernama Kukuh tersebut terjading pada Selasa (15/9/2020).
Pria ini disebut tidak menggunakan masker dan melanggar pasal 5 ayat 1 dengan keterangan minum dalam mobil sendirian.
Baca Juga: Tak Pakai Masker saat Keluyuran di Karanganyar Didenda Rp 20.000
Di surat itu pun tertulis bahwa sanksi yang diberikan kepada pria ini adalah kerja sosial selama 60 menit.
Kasus ini sontak viral dan membuat warganet terheran-heran oleh alasan pria tersebut dikenai sanksi. Beberapa dari mereka menuding razia ini berlebihan dan salah sasaran.
"Harusnya di dalam mobil tidak masalah kalau melepas masker, toh dia di area pribadi di dalam mobil sendiri," ujar @Paryatiparman.
"Bagaimana caranya minum tanpa lepas masker? Tolong para aparat itu memberikan tutorialnya. Tidak juga seperti itu pelaksanaannya, apalagi sendirian di dalam mobil pribadi," timpal @wahjuwibowo.
Cara yang Benar Melepas Masker Saat Makan di Luar
Selama pandemi virus corona atau Covid-19, masker menjadi salah satu kebutuhan wajib agar terhindar dari virus corona atau Covid-19. Bahkan ketika pergi keluar untuk makan, masker juga tidak boleh tertinggal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan