Suara.com - Beredar sebuah video pernyataan seorang pria yang mengaku aktivis anti masker menyebut bahwa Bupati Abdullah Azwar Anas adalah orang di balik kemunculan covid-19 di Banyuwangi.
Dalam sebuah video yang dibagikan akun Wawan Ituashoba dan akun Instagram @rina.senja, seorang pria berpakaian hitam memaparkan jawabannya ketika ditanya mengapa tidak memakai masker.
"Kebetulan saya ini aktivis yang anti masker lah ya, karena di Banyuwangi ini diisukan banyak yang kena covid. Covid itu ada tapi di Banyuwangi itu tidak ada," kata dia.
Ia mengklaim penyebaran Covid-19 tidak sampai di Banyuwangi setelah bertanya kepada Pak Rio dan Pak Anas.
Pria itu menyatakan bahwa Covid-19 di Banyuwangi hanya isu yang dibuat oleh sang Bupati.
"Sampai sekarang Banyuwangi katanya zona merah, Bupati Anas bikin perda, katanya ada isu tentang covid, Blokagung tiba-tiba sekian ratus, itu isu politik semua yang dibuat oleh Bupati Anas," katanya.
"Covid yang ada di Banyuwangi itu ciptaan Bupati Anas," kata pria yang mengaku aktivis anti masker ini.
Ia meminta agar Bupati tidak menyebarkan isu mengenai penyebaran virus corona yang akan menakut-nakuti masyarakat.
"Jangan pernah menakuti rakyat Banyuwangi.
Sebagai aktivis kontrol, saya tidak senang dengan kelakuan Bupati Anas. Dia ngomong bahwa di Banyuwangi banyak Covid dan menjadi zona merah, ayo kita taruhan!" ia menantang.
Baca Juga: Ditunjuk Jokowi Turunkan Kasus Corona, Epidemiolog: Emangnya Luhut Ngerti?
Pria itu juga menyatakan bahwa isu virus corona di Banyuwangi hanya omong kosong dan hoaks semata.
"Di Banyuwangi, Covid ini penuh dengan rekayasa. Saya yakin ini kepentingan pemerintahan yang dipimpin Bupati Anas untuk menarik dana dari pusat," ia kembali menyebut nama sang Bupati.
Selain tidak percaya wabah covid-19 melanda Banyuwangi, pria tersebut juga beranggapan semua orang yang meninggal dan dikubur dengan protap Covid-19 adalah masyarakat yang memiliki penyakit komplikasi saja, bukan corona.
"Yang meninggal di Banyuwangi yang dikubur secara covid ini adalah orang yang sakit komplikasi. Orang yang sudah banyak sakitnya sehingga dikubur secara covid, ini tidak benar. Jangan pernah menakut-nakuti rakyat saya," tegasnya.
Simak pernyataan pria yang mengaku aktivis anti masker itu DI SINI.
Selain menuduh Bupati Anas, pria tersebut juga memintanya agar bertaubat.
Berita Terkait
-
Ditunjuk Jokowi Turunkan Kasus Corona, Epidemiolog: Emangnya Luhut Ngerti?
-
Cegah Penyebaran Covid-19, 5 Ruas Jalan Kota Bandung Ditutup di Siang Hari
-
Meski Pandemi Covid-19, Tito Ingin Rampungkan Persoalan Batas Negara
-
Dokter Dihukum Nyapu karena Tak Bermasker di Mobil, Sherina Sindir Begini
-
Ayah Mey Chan Meninggal karena Covid-19
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan
-
Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026
-
Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya
-
Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta
-
4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir
-
Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya
-
Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus
-
Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026