Suara.com - Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Musni Umar mengapresiasi langkah berani Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkap aib perusahaan yang dipimpinnya. Meski demikian, Musni Umar menilai aksi Ahok tersebut tak elok.
Kritik tersebut disampaikan oleh Musni melalui akun Twitter miliknya @musniumar.
Musni Umar menyebut Ahok sosok yang hebat dan selalu tampil garang. Namun, aksi kali ini mengungkap aib Pertamina dinilai tak elok.
"Ahok hebat, tidak berubah selalu garang. Tapi buka borok Pertamina di publik tidak elok," kata Musni seperti dikutip Suara.com, Sabtu (19/9/2020).
Menurut Musni, langkah Ahok mengungkap aib ke publik bisa membahayakan Pertamina.
"Bisa bahayakan Pertamina," imbuhnya.
Musni Umar juga memberikan usulan kepada Ahok dalam mengelola Pertamina. Usulan tersebut dimuat dalam blog pribadinya dan dibagikan di akun Twitter miliknya.
"Saya menyarankan kepada Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina dan pejabat publik," ungkap Musni.
Ada tiga usul yang diberikan oleh Musni. Pertama, Musni mengusulkan agar Ahok melakukan pengawasan di Pertamina agar tidak terjadi kerugian perusahaan dan korupsi.
Baca Juga: Pernyataan Lengkap Ahok yang Mengkritik Pertamina
Usulan kedua, Musni menyarankan ke direksi Pertamina untuk melakukan efisiensi.
"Misalnya pegawai yang sudah dicopot dari jabatannya tidak boleh menerima gaji sama seperti sewaktu memegang jabatan," lanjut Musni.
Terakhir, Musni menyarankan agar Ahok tidak membongkar aib-aib tersebut ke depan umum. Namun, Ahok dapat melakukannya dalam operasi senyap.
"Lakukan perbaikan dan pembenahan manajemen perusahaan secara senyap tidak diumbar keluar karena akan merusak citra perusahaan dan kepercayaan publik," tukasnya.
Ahok Disorot
Ahok melalui YouTube bercerita tentang posisinya di Pertamina. Dia bilang bukan lagi sebagai pengawas direksi, tetapi eksekutor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng
-
Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
-
KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi
-
Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!
-
Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat
-
AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang
-
AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?
-
Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal