Suara.com - Beredar pesan berantai di jejaring WhatsApp yang menyebutkan minum kopi tiga kali sehari dapan menangkal Covid-19. Narasi tersebut langsung menjadi sorotan publik.
Narasi tersebut diklaim berasal dari hasil penelitian seorang dokter asal China bernama Dr. Li Wenliang dan diterbitkan oleh media mainstream CNN.
Menurut narasi tersebut, kandungan ahan kimia Methylxanthine, Theobromine dan Theophylline dalam kopi dipercaya dapat merangsang senyawa untuk menangkal virus.
Berikut kutipan isi narasi tersebut.
"Bahagialah para penggemar kopi
Breaking News dari CNN:
Minum Kopi 3x Sehari untuk menangkal Covid-19."
Benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Penusuk Syekh Ali Jaber Dibiayai Megawati dan PKI?
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Senin (21/9/2020), klaim yang menyebut minum kopi tiga kali sehari bisa cegah Covid-19 adalah klaim yang keliru.
Faktanya, belum ada penelitian ilmiah terkait manfaat minum kopi tiga kali sehari dapat menangkal Covid-19.
Nama Dr. Li Wenliang juga pernah digunakan dalam narasi hoaks mengenai teh sederhana yang diklaim dapat menolak virus corona. Narasi tersebut telah diverifikasi dan masuk dalam kategori narasi hoaks pada 28 Maret 2020.
Dikutip dari Tirto.id, berdasarkan studi dari National Center for Biotechnology Information berjudul “Health Benefits of Methylxanthines in Cacao and Chocolate” (2018) menyebutkan Methylxanthine sering ditemukan dalam minuman seperti kopi, teh, minuman energi, atau coklat, sama seperti Theophylline dan Theobromine.
Kandungan tersebut bermanfaat sebagai neurodegeneratif dan mengobati penyakit pernapasan, diabetes, atau kanker.
Dalam studi tersebut tidak disebutkan adanya manfaat ketiga kandungan itu untuk menangkal Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam