Suara.com - Beredar kabar di linimasa media sosial yang mengklaim bahwa pelaku penusukan Syekh Ali Jaber dibiayai oleh Megawati dan sekutunya PKI.
Klaim tersebut diketahui dari foto tangkapan layar status akun Facebook Aru Saja yang dibagikan ulang oleh pemilik akun Facebook Deniek pada Kamis (179/2020) dalam Grup Breaking news TV One.
Dalam foto tangkapan layar tersebut, Aru juga menuliskan bahwa penusukan Syek Ali Jaber merupakan bagian dari rencana Megawati yang akan menghabisi para ulama, kyai, ustaz, dan da'i.
Tidak hanya itu, Aru Saja juga melampirkan video yang disebutkan menguak tokoh di balik penusukan Syekh Ali Jaber.
Begini narasi yang dibuat oleh pemilik Akun Aru Saja:
"Atas dasar pengakuan si pelaku penusukan syeh ali jaber itu tlh di biyayai oleh megawati dan sekutu nya di PKI di blakang nya terbongkar sudah semua nya ..."
bahwa megawati berencana untuk menghabisi para alim ulama kiyai ustaz penda'i di Indonesia ini....... kita harus bela ulama untuk memerangi mereka komunis PKI megawati... laknatullah..."
Lantas benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: Ibu Penikam Syekh Ali Jaber Sebut Anaknya Sering Kesurupan saat Dengar Azan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id - jaringan Suara.com pada Sabtu (19/9/2020), klaim atas adanya pengakuan dari pelaku penusukan Syekh Ali Jaber bahwa ia dibiayai oleh Megawati dan PKI merupakan klaim yang keliru.
Faktanya, dalam video yang dilampirkan tidak terdapat pengakuan dari pelaku penusukan Syekh Ali Jaber bahwa ia dibiayai oleh Megawati dan PKI. Selain itu, tidak ada pula pemberitaan media terkait dengan klaim tersebut.
Dilansir dari Tempo, Tim CekFakta mula-mula menelusuri video-video yang gambar tangkapan layarnya diunggah oleh akun Facebook Aru Saja.
Video pertama merupakan milik dari kanak Dakwah Islam yang diunggah pada 14 September 2020 dengan judul "[TERKUAK] Ini Tokoh Yang Membiayai Alfin Untuk Menikam Syeh Ali Jaber".
Dalam video berdurasi 11 menit 5 detik tersebut, terdapat dua segmen. Segmen pertama, dari detik ke-8 hingga menit 2:39, berisi komentar seorang pria berbaju dan berserban putih terkait dengan penusukan Syekh Ali Jaber.
Pria tersebut tampak heran mengapa Syekh Ali Jaber, seorang ulama yang lembut dan kalem, bisa menjadi target pembunuhan. Pria ini pun menyinggung soal PKI (Partai Komunis Indonesia).
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
Terkini
-
Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!
-
Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini
-
Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana
-
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone
-
Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana
-
Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya
-
Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan
-
Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran
-
Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5 Jam di Istana Sambil Bawa Catatan
-
Misi Gelap WNA Rusia Selundupkan 202 Reptil Digagalkan Gakkum Kemenhut! Pelaku Terancam 10 Tahun Bui