Suara.com - Foto Kapten Infanteri Teddy Indra Wijaya saat berada di US Army Ranger School, Fort Benning, Amerika Serikat menuai perhatian publik.
Dalam foto itu, Mantan Asisten Ajudan Presiden Joko Widodo yang sekarang menjadi ajudan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ini berdiri dengan latar belakang jajaran para lulusan program pasukan elite US Army Ranger School, salah satunya adalah mantan Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Kapten Tedi Indrajwijaya, asisten ajudan Jokowi, berfoto di depan hall of fame Ranger School. Salah satu perwira dari penjuru dunia yang masuk deretan tersebut adalah Pak @SBYudhoyono. Selamat atas tab rangernya," tulis akun Twitter @Fianto94.
Pada April lalu, Kapten Teddy berhasil meraih kualifikasi pasukan elite US Army Ranger. Ia mengikuti jejak SBY.
Mengutip rilis dari Atase Militer Darat RI untuk Amerika Serikat, Kolonel Inf Hendri, Ranger School adalah program sekolah pasukan paling elite di Angkatan Darat AS.
"Pendidikan itu diikuti tentara yang telah dipilih paling fit, baik secara fisik dan mental. Untuk presentase kelulusan sekolah selama ini, berkisar 20-25 persen dari seluruh jumlah siswa pada periode pendidikan tersebut," jelas Kolonel Inf Hendri dalam rilisnya di laman resmi TNI AD.
Menurut Hendri hanya ada satu siswa asing yang berhasil lulus dari 76 siswa.
Selain Kolonel Inf Teddy Indra Wijaya, perwira TNI AD lain yang berhasil lulus di antaranya adalah Jenderal (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono, eks Sekretaris Menkopolhukam Letjen (Purn) Hotmangaraja Panjaitan, mantan Sekjen Watannas Letjen (Purn) Nugroho Widyotomo, eks Dankodiklat TNI AD Letjen (Purn) Syaiful Rizal, dan beberapa perwira muda lain.
Sesuai lulus dari pendidikan militer bergengsi itu, Kapten Teddy kini bertugas sebagai ajudan Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, setelah sebelumnya mengemban tugas sebagai mantan asisten ajudan Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: SBY Ultah ke-71, Didoakan Anggota DPR sampai Paranormal
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Syekh Ali Jaber saat Pertama Kali jadi WNI: Saya Menangis
-
Viral Spanduk Calon Bupati Pacitan Keponakan SBY, Publik: Harus Disebutin?
-
Cerita Syekh Ali Jaber Ngantri Sambil Doa untuk Ketemu SBY di Singapura
-
SBY Ultah ke-71, Didoakan Anggota DPR sampai Paranormal
-
Cerita Polisi Jinakkan 102 Kilogram Bom yang Disiapkan Buat SBY
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
Terkini
-
Ancaman Serangan Israel ke Iran Kembali Mencuat Usai Perundingan Damai Gagal Total
-
Apa Itu Blanket Overflight? Berbahaya Bagi Kedaulatan RI, Rumornya Bakal Diteken Menhan
-
Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek
-
Kenapa Blokade Selat Hormuz Akan Sangat Bahaya untuk Dunia?
-
Dokumen Bocor! Menhan Sjafrie Teken Perjanjian Akses Udara Tanpa Izin di Washington?
-
Soal Isu Izin Terbang Militer AS di Wilayah Udara RI, DPR Minta Pemerintah Buka-Bukaan
-
Pengamat Sebut Demokrasi RI Tunjukkan Daya Tahan, Perbedaan Pendapat Dikelola Baik di Era Prabowo
-
Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global
-
Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
-
Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!