Suara.com - Seorang pria di India memalsukan identitas dan menyamar sebagai perempuan lalu menghubungi gadis-gadis di media sosial, untuk mendapatkan foto telanjang mereka.
Menyadur Gulf News, Rabu (23/9/2020), pria yang diidentifikasi sebagai Mam Chand ini dalm melancarkan aksinya, berdalih sebagai orang yang akan membuat film web series.
Aksinya terendus kepolisian kota Delhi setelah seorang gadis berusia 17 tahun melaporkan Chand, mengaku telah ditipu dan dieksploitasi.
"Chand membuat beberapa profil palsu di media sosial dan menahrgetkan para calon model. Dia ssebelumnya juga terlibat dalam kasus penipuan di Hissar, Haryana," ujar Anto Alphonse, wakil komisaris polisi setempat.
Kepada polisi, korban telah dilecehkan dan ditipu oleh seorang perempuan yang ia kenal dari media sosial bernama Rashi Goel, menawarkan apakah gadis ini tertarik untuk mengikuti audisi bintang serial web.
Goel, yang mengaku sebagai seorang model, mengatakan korban harus mengirimkan sejumlah foto pas badan dan telanjang jika tertarik mengikuti tradisi.
Tertarik dengan tawaran itu, korban lantas mengirimkan persyaratan yang disebutkan termasuk foto telanjangnya.
Sekali mengirimkan foto, Goel kemudian terus meminta lebih. Dari sini, korban merasa dilecehkan.
Gadis ini lalu memblokir Goel di platform media sosialnya.
Baca Juga: Tak Mau Berbagi Air Irigasi untuk Sawah, Petani Dipenggal Tetangga
Selang beberapa lama, dua orang tak dikenal menghubungi korban dan mengancamnya dengan foto telanjang yang ia kirimkan ke Goel.
"Mereka (pelaku) mengatakan kepada korban bahwa mereka akan memposting foto-foto itu di media sosial jika ia tak menuruti keinginan merea," kata seorang pejabat kepolisian.
Pelaku kemudian mulai mengirimkan foto telanjang itu ke dua teman korban, serta membuat akun palsu dengan menggunakan nama dan gambar si gadis.
Penyelidikan polisi belakangan mengungkap bawah akun Rashi Goel adalah palsu dan orang dibelakangnya ada Mam Chand, yang tinggal di Sultanpuri.
Kepolisian menyebut Chand ditangkap pada pekan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!