Pria itu menargetkan korban keempatnya dengan mengiriminya pesan teks, mengklaim bahwa dia membutuhkan bantuan untuk beberapa pekerjaan di flatnya.
Ketika bocah itu datang, lelaki itu memintanya untuk melakukan seks oral. Dia menurut.
Wakil Jaksa Penuntut Umum Chua Ying-Hong mengatakan korban keempat kemudian memberi tahu kepala sekolah tentang pelecehan seksual yang dia terima.
Para korban lainnya juga mengetahui tentang satu sama lain pada 12 November 2002, dan memutuskan untuk memberi tahu seorang guru tentang tindakan tersebut.
Kepala sekolah memanggil pria itu ke kantornya dua hari kemudian untuk memberi tahu dia tentang tuduhan tersebut dan bahwa dia akan memberi tahu polisi.
Dia juga menyuruh pria itu untuk kembali ke sekolah keesokan harinya dengan membawa paspornya.
Pada tanggal 15 November 2002, pelaku mengemas barang-barangnya, mengemudikan mobilnya ke Johor Baru dan terbang ke Kuala Lumpur.
Setelah itu, ia terbang lagi ke Surabaya di Indonesia sebelum akhirnya menetap di Cirebon di barat laut Jawa.
Baca Juga: Wanita di Tangerang Alami Pelecehan Seksual di Jalan, Paha Jadi Sasaran
Berita Terkait
-
Wanita di Tangerang Alami Pelecehan Seksual di Jalan, Paha Jadi Sasaran
-
Temui Dubes RI untuk Singapura, Petani Lembang Jajaki Ekspor Sayur Mayur
-
Pasutri Asal Taiwan Mencari Ernawati, PRT Mereka 20 Tahun Lalu
-
Polisi Kirim Tim ke Bali, Usut Kasus Pelecehan Seksual Oknum Medis Bandara
-
Polisi Temui Korban Pelecehan Seksual Oknum Medis Bandara Soetta di Bali
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Volume Kendaraan Arus Balik Membeludak, GT Purwomartani Kini Dibuka Hingga Pukul 20.00 WIB
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas
-
Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?
-
Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?
-
10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes
-
Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang
-
Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970
-
Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum