Suara.com - Sekumpulan remaja kerap berkumpul untuk nongkrong di kawasan Taman Menteng, Jakarta Pusat tiap malam, khususnya akhir pekan. Padahal, kerumunan di atas lima orang sudah dilarang selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid II di Jakarta.
Wakil Camat Menteng Suprayogi mengatakan taman Menteng kerap menjadi titik perkumpulan komunitas atau geng motor. Ia mengakui kesulitan mengatur para remaja itu.
"Di situ kan memang tempatnya sering dijadikan tempat anak-anak motor ya, mereka susah diatur," ujar Suprayogi saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2020).
Ia mengakui sempat melakukan pembubaran pada kerumunan di lokasi beberapa kali, bahkan bersama Polsek Menteng. Namun, mereka disebutnya tetap bandel dan terus kembali nongkrong begitu petugas pergi.
"Sudah sering dibubarkan, tapi memang anak-anak itu pada ngumpul. Ada motor banyak di situ," tuturnya.
Anak buah Gubernur Anies Baswedan ini pun menyebut polisi sempat menutup Jalan HOS Cokroaminoto yang berlokasi di depan Taman Menteng. Hal ini dilakukan agar mereka tak bisa kembali lagi begitu dibubarkan.
"Akhirnya semalam pak Kapolsek tutup Jalan HOS Cokroaminoto yang di depan Taman Menteng," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Baca Bareng Silent Book Club Jakarta: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
KPAI: Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Momentum Hentikan Tradisi Geng Pelajar
-
Geng Motor Teror Warga Siskamling di Pulogadung: Siram Air Keras, Aspal Sampai Berasap
-
Kocak, The Prediksi dan Bedain Touring ke New Zealand Pakai Kostum Shaun The Sheep
-
Padahal Gabung Geng Motor, Desta Malu dan Minder Pengalaman Touring Kalah Telak dari Chef Juna
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah