Suara.com - Calon presiden petahana, Donald Trump secara terang-terangan mengakui dirinya ogah membayar pajak saat menghadiri debat calon presiden (capres) Amerika Serikat, Rabu (30/9/2020).
Pengakuan itu disampaikan Trump setelah mendapat serangan dari lawannya, Joe Biden, mengenai isu pajak yang dilaporkan The New York Times.
The New York Times dalam laporannya menyebut presiden AS ke-45 itu tidak membayar pajak federal selama 10 dari 15 tahun terakhir.
"Saya tidak ingin membayar pajak," kata Donald Trump dalam debat pertama capres AS 2020-2024 dikutip dari Global News, Rabu (30/9/2020).
Meski mengakui dirinya mengemplang pajak, Donald Trump tetap membela diri bahwa tindakannya bukanlah hal baru. Banyak orang di AS disebutnya melakukan hal serupa.
Sebagai seorang yang memiliki latar belakang pengusaha swasta, Trump mengklaim apa yang dilakukannya juga dilakukan orang lain dengan menghindari pajak.
Meski jujur dengan tindakannya, Donald Trump turut membantah bahwa laporan The New York Times yang menyebutnya hanya membayar pajak penghasilan sebesar 750 dolar AS atau sekitar Rp11 juta pada tahun 2016-2017, tidak benar.
Dia mengklaim bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dirinya telah membayar jutaan dolar pajak kepada Amerika Serikat.
"Saya membayar $ 38 juta satu tahun, saya membayar $ 27 juta satu tahun," kata Trump.
Baca Juga: Dihubungkan dengan Kelompok Pembenci, Perusahaan Inggris Berhenti Jual Kaos
Klaim Donald Trump langsung disambar oleh Joe Biden yang meminta politikus partai Republik itu untuk menunjukkan bukti pembayaran pajaknya.
Biden berjanji dia akan "merobek" pemotongan pajak utama yang diperkenalkan Trump pada 2017 jika dia terpilih sebagai presiden.
“Kode pajak yang menempatkannya pada posisi di mana dia membayar pajak lebih sedikit daripada uang yang dihasilkan guru sekolah adalah karena dia," kata Biden.
"Dia berkata dia pintar karena dia dapat memanfaatkan kode pajak, dan dia memanfaatkan kode pajak."
Berita Terkait
-
Mengerikan, Kasus Harian Covid-19 di New York Tembus 1.000
-
Bantah Disebut Pilah-pilih, Google Siap Perketat Pajak Aplikasi Pengembang
-
Penembakan di Depan Rumah Hantu Gegara Masalah Antrean, Satu Orang Tewas
-
Kembaran dengan Melania Trump, Segini Harga Baju Syahrini
-
Jepang, AS, Australia, dan India akan Duduk Bareng Bahas Cara Hadapi China
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja