Suara.com - Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean angkat bicara merespons pernyataan Musni Umar terkait pendemo Gatot Nurmantyo yang koncar kacir saat pendukungnya datang dan mengejar mereka.
Respons berupa sentilan tersebut disampaikan lewat jejaring akun Twitter pribadinya @FerdinandHaean3 pada Jumat (2/9/2020).
Ferdinand mengkritisi Rektor UIC tersebut lantaran dianggap seolah-olah menjadi saksi di lapangan. Padahal ia tidak berada di lokasi dan tidak menyaksikan langsung peristiwa yang terjadi.
"Orang yang bicara ini tak berada di lokasi dan tidak menyaksikan secara langsung peristiwa yang terjadi. Tapi berani bicara seolah dirinya menjadi saksi hidup di lapangan," ujarnya seperti dikutip suara.com.
Tak hanya itu, Politisi Partai Demokrat ini juga menyentil Musni Umar. Menurutnya, Musni Umar sudah seperti buzzer yang tak laku, miskin literasi, fakir narasi, dan krisis aura.
"Mus, sampean seorang rektor kenapa jadi sekelas buzzer tak laku? Miskin literasi, fakir narasi, dan krisis aura. Kasihan," imbuh Ferdinand.
Cuitan Ferdinand berangkat dari video yang diunggah Musni Umar lewat akun Twitter miliknya, Jumat (2/10/2020).
Dalam video tersebut, Rektor UIC ini membahas soal pendemo Gatot Nurmantyo yang kocar-kacir saat pendukung Gatot datang dan mengejar mereka.
Musni Umar dalam videonya berbicara soal kericuhan pada saat acara tabung bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Ratusan Purnawirawan Berkerumun di TMP Kalibata, Ini Reaksi Pangdam Jaya
Ia mengaku prihatin dengan kejadian yang menurutnya tak perlu terjadi ini.
Rektor UIC tersebut mengatakan aksi yang hanya sekadar tabur bunga tidak perlu didemo apalagi sampai ada yang membayar para pendemonya. Sebab, ini merupakan bagian dari provokasi.
Menurut Musni, keadaan yang sulit dan tak menentu seperti ini jangan ditambah berat lagi dengan agenda provokasi.
"Jangan lah mereka yang berhimpun di organisasi apapun apalagi yang hanya sekadar tabur bunga didemo, ada yang bayar pada mereka. Ya ini hanya memprovokasi gitu dan keadaan semakin tidak menentu padahal kita mengalami keadaan yang sangat berat di masa pandemi ini," ujarnya.
Acara Tabur Bunga di TMP Kalibata Sempat Ricuh
Insiden kecil sempat terjadi dalam acara tabur bunga yang digelar oleh Purnawirawan Pengawal Kedaulatan Negara (PPKN) di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733