Suara.com - Presiden Donald Trump menyampaikan pesan agar tidak takut Covid-19 ketika akan meninggalkan Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed dan kembali ke Gedung Putih.
"Saya Merasa sangat baik!" tulis Donald Trump di media sosial Twitternya..
"Jangan takut Covid. Jangan biarkan itu mendominasi hidup Anda. Kami telah mengembangkan, di bawah Pemerintahan Trump, beberapa obat & pengetahuan yang sangat hebat. Saya merasa lebih baik daripada yang saya lakukan 20 tahun lalu!" cuit Donald Trump.
Menyadur CBS News, Donald Trump pulang dari rumah sakit pada Senin (5/10/2020) malam dan langsung memposting video di Twitter dengan pesan serupa tentang Covid-19.
"Satu hal yang pasti: Jangan biarkan itu menguasai Anda," kata Trump tentang virus corona.
"Jangan takut. Anda akan mengalahkannya. Kami memiliki peralatan medis terbaik, kami memiliki obat-obatan terbaik, semuanya dikembangkan baru-baru ini. Dan Anda akan mengalahkannya." jelasnya.
Komentar Donald Trump tersebut langsung menuai beragam tanggapan dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan ahli penyakit menular.
"Saya terkejut ketika dia mengatakan Covid tidak boleh ditakuti," kata William Schaffner, seorang profesor pengobatan pencegahan dan penyakit menular di Vanderbilt University Medical Center di Nashville kepada AP.
"Ini adalah penyakit yang menewaskan sekitar seribu orang setiap hari, melemahkan perekonomian, membuat orang kehilangan pekerjaan. Ini adalah virus yang harus dihormati sekaligus ditakuti," tambahnya.
Baca Juga: Trump Keluar RS, Biden Langsung Beri Pernyataan Menohok
Tidak sampai disitu, ketika Donald Trump sampai di Gedung Putih, sikapnya juga langsung menjadi pusat perhatian.
Menurut laporan NBC News, setibanya di Gedung Putih, Donald Trump langsung mencopot maskernya. "@realDonaldTrump kembali ke Gedung Putih dan segera melepas maskernya. Saya bisa berkata-kata" cuit Andrea Mitchell dari NBC News.
Cuitan tersebut langsung dikomentari oleh Chris Coons, senator dari Partai Demokrat bekomentar: "Ini adalah kegagalan kepemimpinan yang tragis."
Trump dirawat di rumah sakit pada Jumat malam, kurang dari 24 jam setelah dia mengumumkan bahwa dia dan ibu negara Melania Trump dinyatakan positif Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Andara: Fortuner Terbalik, Penumpang LCGC Dilarikan ke RS
-
Libur Lebaran Usai, Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini
-
Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas
-
Anjlok 51 Persen! Ini Dua Alasan Utama Penurunan Drastis Pemudik di Terminal Kalideres
-
Ada Ketegangan Geopolitik, Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman
-
Menhub dan Seskab Sidak Dini Hari di Pulo Gebang, Ini Kata Mereka Soal Arus Balik Lebaran!
-
Penilaian Donald Trump ke Mohammad Bagher Ghalibaf: Dia Pilihan Menarik untuk Iran
-
Jejak Hitam Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua DPR Jagoan Donald Trump Pimpin Iran
-
Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka