Suara.com - Rochayani (43) warga asal Kalimantan Timur ditemukan tewas di dalam sumur di Jalan WR Supratman, Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Informasi yang diperoleh, awalnya Rochayani menumpang mandi lalu diintip oleh NP (41) dan diduga hendak diperkosa.
Rochayani panik dan tercebur ke dalam sumur. Polisi yang melakukan penyelidikan tak lama kemudian menangkap NP.
Kapolres Labuhanbatu AKBP Denny Kurniawan mengatakan, NP bertemu dengan Rochayani pada Minggu (4/10/2020) di komplek Tugu Adipura.
“NP menyamperi Rochayani, lalu Rochayani bilang bisa tidak numpang mandi. Dijawab ayo kalau mau numpang mandi,” kata Denny dilansir dari Kabarmedan.com, Rabu (7/10/2020).
Rochayani lalu dibawa ke rumah orang tua pelaku. Di sana pelaku sempat menggelarkan tikar sembari mengatakan bahwa di tempat itu korban nanti beristirahat.
“Orangtua NP sempat bertanya ini siapa, dan dijawab NP orang mau numpang mandi,” katanya.
Saat rumah kosong timbul niat jahat NP. NP mengintip Rochayani saat sedang mandi dari celah-celah pintu. NP kemudian mendorong pintu kamar mandi yang tidak dikunci.
“Ada kepikiran pelaku menyetubuhi korban. Begitu masuk kamar, korban dipeluk dari belakang, korbannya panik dan reflek, menginjak kursi dan jatuh ke sumur,” katanya.
Baca Juga: Sumenep Geger! Ngebor Sumur yang Keluar Bukan Air, Tapi Lumpur dan Belerang
Melihat Rochayani masuk ke dalam sumur, NP pun panik. Ia menunggu korban selama hampir 1 jam di dalam kamar mandi.
Karena tak kunjung muncul, NP keluar dan pura-pura bertanya kepada adiknya soal keberadaan Rochayani. Sang adik menjawab tidak tahu. NP kemudian berpura-pura melakukan pencarian.
“Pelaku kembali ke rumah dan malamnya tetap kembali bekerja seperti biasa di salah satu kafe di Rantauprapat,” katanya.
Adik NP yang melihat Rochayani mengapung di sumur kaget. Temuan itu dilaporkan ke polisi. Petugas kepolisian yang mendapat laporan turun ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.
Setelah mengumpulkan informasi di lapangan dan alat-alat bukti, polisi menangkap NP dan menetapkannya sebagai tersangka.
“Yang bersangkutan dijerat dengan Pasal 359 KUHPidana. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
-
Kode Petasan Terbaca, Polres Jaktim Gagalkan Rencana Tawuran di Flyover Klender Saat Tahun Baru
-
Presiden Prabowo: Bantuan Bencana Wajib Transparan, Tak Ada Ujung-ujungnya Nagih
-
Semua Gardu Induk Aceh Bertegangan, PLN Kejar Pemulihan 180 Desa Masih Padam
-
Siapa Sosok Guru Nur Aini? Mendadak Dipecat Karena Curhat Jarak Sekolah Jauh
-
Prabowo: Bantuan Bencana Dibuka Seluas-luasnya, Tapi Harus Transparan dan Tanpa Kepentingan
-
Prabowo Instruksikan Danantara Koordinasi Ketat Bangun Hunian Pengungsi agar Tak Tumpang Tindih
-
DPRD Lebak Dorong Penindakan Tambang Ilegal demi Cegah Bencana Ekologi
-
Penyebab Civic Ringsek di Bundaran HI, Polisi Ungkap Dugaan Pengemudi Muda Tak Fokus
-
Libur Tahun Baru 2026, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 100 Ribu Orang