Gus Dur Menyesal Sindir DPR seperti Anak TK yang Masih Suci
Ucapan Gus Dur ini disampaikan oleh K.H Maman Imanulhaq Faqieh atau Kang Maman, seorang Ulama yang kerap kali mendampingi Gus Dur hingga wafat.
Ia mengisahkan ceritanya saat berbincang-bincang bersama Gus Dur di Masjid Al Munawaroh, Bilangan Ciganjur, Jakarta Selatan.
Cerita tersebut dapat dibaca langsung dalam bukunya yang berjudul "Fatwa dan Canda Gusdur".
Kala itu, Gusdur mengaku berdoasa meremehkan anak-anak dan ia samakan dengan DPR. Pasalnya, keduanya dinilai sangat bertolak belakang.
"Saya merasa berdosa telah meremehkan anak-anak yang suci, cerdas, dan kreatif dengan anggota DPR yang kotor dan kreatif mencari celah mencari uang," tegas Gus Dur.
Anggota DPR Dijuluki 'Prof' yang Berarti 'Profokator'
Sindiran Gus Dur ini dapat ditemukan di dalam sebuah buku berjudul "Gus Dur Menertawakan NU' karya Chandra Hamzah.
Dalam bukunya, Chandra Hamzah mengaku pernah dibuat tertawa terpingkal-pingkal saat berbincang dengan cucu Pendiri NU ini.
Baca Juga: Agenda Demo di Gedung DPR, Ratusan Buruh Tangerang Tertahan di Daan Mogot
Kala itu, Gus Dur bercerita pada Chandra Hamzah bahwa teman sekampungnya ada yang menjadi anggota DPR. Sejak saat itu, panggilan rekannya berubah. Ia mendapat julukan 'prof' dari teman-temannya.
Akan tetapi, usai ditelurusi ternyata julukan 'prof' bukan kepanjangan dari profesor melainkan 'profokator' atau Provokator.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan
-
3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel
-
Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27