Suara.com - Analis politik dari lembaga Political and Public Policy Studies Jerry Massie mempertanyakan klaim yang disampaikan Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto bahwa pemerintah sudah mengetahui siapa di balik layar demonstrasi menentang Undang-Undang Cipta Kerja.
Menurut Jerry jika memang pemerintah sudah tahu siapa yang membiayai demonstrasi -- yang sebagian besar pesertanya rela mengambil resiko di tengah pandemi corona -- mestinya diungkap ke publik.
"Kalau tahu kenapa tidak dibuka. Buka saja siapa yang menggerakkan demo. Ini demo gara-gara UU Omnibus Law Ciptaker yang disahkan DPR," kata alumnus American Global University itu kepada Suara.com, Kamis (8/10/2020).
Menurut Jerry dengan adanya gelombang demonstrasi dan mogok kerja seharusnya membuat pemerintah mencabut UU Cipta Kerja.
"Kalau tak ada bara, maka tak ada api. Itu tandanya hentikan niat anda melegalkan UU yang penuh kontroversi ini. Mana ada UU baik terus didemo," kata Jerry.
Jerry mengkritik langkah pemerintah dan DPR menyepakati RUU Cipta Kerja menjadi UU ketika banyak orang menjadi korban pemutusan hubungan kerja akibat pandemi Covid-19.
"Banyak orang kena PHK dan lapar, muncul UU yang kurang berpihak pada kaum buruh," kata Jerry.
Jerry mengingatkan bahwa sudah 18 anggota DPR yang terjangkit Covid-19.
Jerry juga mengingatkan bahwa 35 investor asing telah menulis surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo menyangkut UU Cipta kerja.
Baca Juga: Pemerintah Tahu Sponsor Demo: Mungkin HTI, Kadrun, Sunda Empire? Benar Pak?
Mereka investor global yang punya aset kelolaan sebesar 4,1 triliun dollar AS, di antaranya, Aviva Investor, Legal & General Investment Management, Chruc of England Pensions Board, Robevo, dan Sumitomo Mitsui Trust Assets Management (Kompas TV). Dalam surat itu, para investor menyatakan khawatir UU Cipta Kerja akan merusak kondisi lingkungan, sosial, dan pemerintahan.
"Ini sudah ada 35 investor asing menelepon Presiden. Mereka yakin prihatin dengan lingkungan kita. Para investor global ini mengatakan khawatir UU Cipta Kerja dapat menghambat upaya untuk melindungi hutan di Indonesia. Jangan-jangan natural resources di Indonesia mau digadaikan jadi organisasi lingkungan. Padahal bumi, air, dan tanah tak boleh dikuasai asing," kata Jerry.
Pegiat media sosial Denny Siregar menyarankan kepada otoritas terkait untuk menangkap orang yang disebutkan Airlangga memobilisasi aksi menolak UU Cipta Kerja. "Karena ini sudah membahayakan keamanan nasional, sebaiknya orang-orangnya ditangkap aja pak. Jangan sungkan-sungkan," kata Denny.
Berita Terkait
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako