Suara.com - Pemandangan tak biasa terjadi di pemukiman di Puerto Cisnes, Chile pada Senin, 5 Oktober lalu. Seekor anjing laut gajah (elephant seals) terlihat mondar-mandir di tengah kota.
Menyadur The Guardian, Jumat (9/10/2020), keberadaan hewan dengan berat sekitar dua ton itu membuat warga sekitar sempat panik.
Namun, melihat tingkah laku anjing laut gajah itu yang justru terlihat ketakutan, warga mengeyahkan rasa takut untuk berbalik membantunya.
Bersama polisi dan angkatan laut Chile, warga memblokir jalan-jalan dengan mobil dan menggelar lembaran plastik untuk menunjukkan hewan itu arah pulang.
Keberadaan anjing laut sebesar mobil di tengah kota terlihat begitu ganjil. Hewan itu menggeliat di atas aspal sambil terus bergerak mencari jalan kembali ke samudra.
Para warga turut berbaik hati mengguyur tubuh hewan yang kebingungan itu dengan air. Menjaga permukaan kulitnya tetap lembab selama evakuasi berlangsung.
Hewan besar itu akhrinya berhasil dikembalikan ke laut sebelum jam malam, yang ditetapkan pemerintah Chile untuk menekan penyebaran virus Corona, berlangsung.
“Awalnya saya agak terkejut, tetapi karena mereka bergerak lambat, saya menenangkan diri dan menyuruh putra saya untuk memfilmkannya,” kawa wanita lokal, Antonia kepada surat kabar online Argentina, Infobae.
“Saya belum pernah melihat yang sedekat ini--dan tentunya tidak pernah berada di tengah kota. Kami melihat hewan-hewan ini cukup jauh di laut sehingga kami tidak tahu banyak tentang mereka."
Baca Juga: Membuka Jendela, Cara Sederhana tapi Efektif untuk Kurangi Risiko Covid-19
"Anda tidak tahu apakah mereka berbahaya atau mereka bisa menyerang seseorang. Tapi yang kami lihat di sini adalah hewan itu ketakutan," tambahnya.
José Muñoz, seorang sersan di angkatan laut Chile, mengatakan anjing laut tersebut telah menempuh perjalanan beberapa blok sebelum dibawa kembali ke laut dan jauh dari bahaya yang ditimbulkan oleh manusia dan anjing.
“Saya ingin berterima kasih kepada komunitas atas dukungannya yang besar,” tambah Muñoz, kepada kantor berita Spanyol Efe.
"Kami akan melakukan patroli terus-menerus agar [hewan] tidak kembali dan menghindari kecelakaan."
Anjing laut gajah selatan, yang ditemukan di perairan sub-Antartika dan Antartika, adalah anggota terbesar dari keluarga anjing laut.
Seekor jantan dapat berukuran hingga 6 meter dan berat hingga empat ton, sedangkan betina dapat mencapai panjang 3 meter dan berat kurang dari satu ton.
Berita Terkait
-
KemenPPPA Buat Protokol Kesehatan Khusus Keluarga, Bagaimana Isinya?
-
Jelang MotoGP Prancis, 6 Mekanik Yamaha Diisolasi dan 1 Positif Covid-19
-
Tekan Penyebaran Covid-19 dengan Cat Tembok Antivirus
-
Ini Daftar Produk Diskon di Pentas Modifikasi IMX 2020
-
Lebih dari 100 Pekerja Terpapar Covid-19, Jerman Tutup Pabrik Daging
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim