Suara.com - Seorang pria nekat menabur bunga ke pagar sebuah gedung yang diduga merupakan Gedung DPRD Kota Madiun, Jawa Timur.
Aksi pria yang terekam video itu disebut-sebut sebagai salah satu bentuk protesnya kepada para wakil rakyat tentang pengesahan Omnibus Law RUU Cipta Kerja.
Dalam sebuah video yang dibagikan akun Twitter @txtdarimadiun, seorang pria bercelana pendek dan mengenakan helm sedang menaburkan bunga ke sebuah pagar.
Berbekal sekantong plastik bunga di tangannya, pria itu berdiri di dekat trotoar jalan.
Ia kemudian menaburkan bunga yang dibawanya ke tembok pagar.
Aksinya hanya dilakukan seorang diri dan berjalan cukup singkat.
Si pembuat video menyematkan pin lokasi peristiwa tersebut yang tertulis di Gedung DPRD Kota Madiun.
Belum diketahui secara pasti maksud dari aksi tersebut.
Hingga berita ini disusun, Suara.com masih berupaya mengonfirmasi perihal peristiwa ini.
Baca Juga: Masinton Pasaribu: Setelah UU Ciptaker Disosialisasikan Tensi Turun Sendiri
Sementara itu, muncul dugaan bahwa aksi yang dilakukan oleh pria tersebut merupakan salah satu bentuk protes kepada DPR.
Kontan video itu memancing beragam tanggapan kocak dari para warganet. Simak video selengkapnya DI SINI.
"Mahasiswa enggak gerak, dukun bertindak," tulis @txtdarimadiun.
"Aku suka. Enggak pakai kekerasan fisik atau verbal haha," komentar @ari*****.
"Harap hari-hati kalau tidak ingin ada kejadian seperti itu di samping kamar Anda," sindir @Rati******.
"Kalau terjadi beneran, besok enggak ada lagi yang mau jadi anggota DPR wkwk," imbuh @roh_******.
DPR RI pada Senin (5/10/2020) lalu mengesahkan Omnibus Law UU Cipta Kerja. UU tersebut mendulang polemik lantaran memuat pasa-pasal kontroversial yang merugikan kaum buruh dan pekerja.
Oleh karenanya, muncul berbagai aksi demo menolak Omnibus Law di berbagai daerah pada Kamis (8/10/2020) lalu.
Berita Terkait
-
Masinton Pasaribu: Setelah UU Ciptaker Disosialisasikan Tensi Turun Sendiri
-
Aksi Perempuan Muda Terobos Jalan Tol Beri Merah Putih ke TNI
-
Demo Tolak UU Cipta Kerja di Berbagai Daerah Indonesia Ricuh
-
Unjuk Rasa Jogja Memanggil di UIN Diwarnai Aksi Tabur Bunga dan Bakar Dupa
-
Massa Jebol Barikade di Jalan Daan Mogot, Polisi Kocar-kacir
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Cuma Rp1 Jutaan, LG PuriCare AeroMini Pembersih Udara dengan HEPA Filter dan Smart Control
-
BPJS Bukan Simbol Kemiskinan: Melawan Stigma Kelas dalam Layanan Kesehatan
-
Pondok Pesantren Kini Boleh Kelola Dapur MBG Sendiri
-
Kronologi Kasus Deepfake AI di Jateng: Ditolak Mantan Pacar, Mahasiswa Semarang Sebar Konten Porno
-
Peternak Sapi Perah Indonesia Menua, Regenerasi Jadi Tantangan Besar Industri Susu
-
Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial
-
3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang
-
Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji
-
Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix
-
Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake