Suara.com - Arab Saudi merekrut 4.000 pekerja dan melakukan pembatasan jemaah, merespon musim ibadah umrah yang dilangsungkan di tengah pandemi Covid-19.
Menyadrur Gulf News, Minggu (11/10/2020), pemerintah Arab Saudi mengizinkan ibadah Umrah dengan protokol kesehatan ketat mulai pekan lalu.
Musim Umrah kali ini hanya dibatasi sebesar 30 persen, yang berarti 6.000 jemaah haji per hari, guna memastikan tindakan pencegahan virus corona dapat terlaksanakan dengan baik.
Presidensi Umum Masjidil Haram dan Urusan Masjid Suci Nabawi mengatakan para pekerja dilengkapi teknologi ramah lingkungan untuk memastikan para jamaan aman dan sehat selama beribadah.
Presidensi Umum Masjidil Haram dan Urusan Masjid Suci Nabawi, Abdul Rahman bin Abdulazizi Al Sudais mengatakan 9.000 sajadah telah dibersihkan dan dibagikan di halaman Masjidil Haram.
Tiap sajadah terpisah jarak dua meter. Sementara jarak baris salat diatur tiap tiga meter, sebagai upaya untuk menekan penularan virus corona.
Pihak masjid juga menyediakan petunjuk atruan jaga jarak sosial, cairan pencuci tangan, dan pembagian masker.
Direktur Jenderal Bina Sosial Kepresidenan Janadi Madkhali menyebut 100.000 masker, 2.000 hand sanitizer, dan bingkisan berisi tisu desinfektan, masker dan sajadah telah disediakan.
Pada tahap awal, Arab Saudi memberlakukan syarat hanya warga negara atau warga asing yang tinggal di dalam negara yang akan diizinkan untuk menunaikan ibadah Umrah.
Baca Juga: Gajah Laut 2 Ton Mondar-Mandir di Tengah Kota Chile, Warga Panik
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!