Suara.com - Belum juga usai pandemi virus Corona yang tengah melanda dunia, China kembali disibukan dengan wabah lain bernama Norovirus. Penyakit itu kekinian menyerang para mahasiswa di Provinsi Shanxi.
Menyadur Global Times, layanan kesehatan di Universitas Keuangan dan Ekonomi Shanxi kini hampir penuh, diisi para mahasiswa yang jatuh sakit akibat Norovirus.
"Saat ini, rumah sakit sekolah dipenuhi oleh siswa yang terinfeksi dan lantai di asrama siswa laki-laki telah ditutup. Yang lainnya menghadiri kelas seperti biasa," beberapa siswa di universitas tersebut mengatakan kepada surat kabar lokal Red Star News.
Sejak Rabu pekan lalu, univeristas telah mengumpulkan informasi tentang siswa yang menunjukkan gejala muntah, diare, demam.
Otoritas pengendalian penyakit setempat telah mengkonfirmasi bahwa gejala para siswa tersebut disebabkan oleh infeksi norovirus.
Seorang anggota staf dari rumah sakit sekolah mengkonfirmasi dengan media pada Sabtu bahwa sejumlah siswa telah dirawat kendati staf tersebut menolak untuk mengatakan berapa banyak yang terinfeksi.
Pada Kamis (8/10/2020), universitas mengeluarkan pernyataan, yang mengatakan bahwa setelah perawatan, kesehatan siswa yang sakit membaik, dan beberapa telah pulih.
Pengujian oleh departemen pengawasan kesehatan kota tidak menemukan satu pun sumber makanan yang terkontaminasi yang mungkin menyebabkan wabah, dan air minum dan keran sekolah bukanlah penyebabnya, kata pernyataan itu.
Terlepas dari jaminan beberapa siswa menyatakan keprihatinan tentang ketahanan pangan, Red Star News melaporkan.
Baca Juga: Jessica Disumpahi Kena Hukuman Mati Setelah Gelar Pesta Sembuh dari Corona
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, lebih dari 30 wabah norovirus telah dilaporkan secara nasional sejak September, melibatkan sekitar 1.500 kasus.
Kasus-kasus itu terutama berasal dari kantin tempat banyak orang jatuh sakit setelah makan makanan yang terkontaminasi atau busuk.
Penderita Norovirus dikatakan Global Times, sering mengalami gejala gastrointestinal seperti mual, muntah, sakit perut dan diare dalam waktu 24 jam setelah makan.
Norovirus sendiri berasal dari keluarga yang sama sekali berbeda dari virus corona yang telah menyebabkan pandemi COVID-19.
Norovirus dapat menyebar ke manusia melalui kontak dengan kotoran orang yang terinfeksi.
"Mengingat musim ini insiden relatif tinggi dari berbagai penyakit usus tidak jarang terjadi," kata Lin Minggui, direktur departemen penyakit menular di Rumah Sakit Tsinghua Changgung Beijing, kepada Health Times, sebuah surat kabar di bawah People's Daily.
Berita Terkait
-
Hyundai Menghapus Iklan BTS di China Akibat Pernyataan Ini
-
Donald Trump Klaim Sudah Sembuh, Berapa Lama Pasien Covid-19 Harus Isolasi?
-
Waspada! Studi Ungkap Virus Corona Hidup 28 Hari di Permukaan Benda
-
Kafe di China Didenda Rp 4,3 Miliar Gegara 123 Juta Order Palsu
-
Nunung Srimulat Akui Masih Parno Usai Dinyatakan Pulih dari Covid-19
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura