Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari sekretaris Komite Kerja KAMI Syahganda Nainggolan, di mana Direktorat Tindak Pidana Siber, Badan Reserse dan Kriminal, Mabes Polri telah menangkapnya. Berikut profil Syahganda Nainggolan yang dirangkum Suara.com.
Dalam surat penangkapan Syahganda Nainggolan yang beredar luas, disebutkan bahwa Syahganda dituduh menyebarkan berita bohong dan menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat.
Di dalam surat bernomor SP.Kap/165/X/2020/Dittipidsiber disebutkan bahwa penangkapan Syahganda Nainggolan atas laporan polisi nomor LP/B/0580/X/2020/Bareskrim tanggal 12 Oktober 2020.
Penasaran siapa sosok Syahganda Nainggolan tersebut? Simak profilnya di bawah ini.
Latar Belakang Pendidikan Syahganda Nainggolan
Syahganda Nainggolan diketahui pernah di Drop-Out (DO) dari ITB. Dirinya juga menjadi seorang mantan Narapidana karena pernah melakukan tindak kriminal di kampus ITB yaitu melakukan pemukulan terhadap polisi dan mengancam dosen dengan golok. Benarkah demikian?
Beberapa waktu berlalu, Syahganda Nainggolan akhirnya meraih gelar Doktor bidang perburuhan dari Program Doktor Ilmu Kesejahteraan Sosial Fisip UI, Depok.
Syahganda berhasil mempertahankan disertasi yang berjudul "Analisa Pengaruh Jaminan Upah Layak, Jaminan Sosial, dan Solidaritas Sosial Terhadap Kesejahteraan Buruh" di hadapan para penguji yang diketuai oleh Dr Arie Setiabudi Soesilo MSc dan beranggotakan Prof Dr Bambang Sergi Laksmono, Dr Cosmas Batubara, dan Dra Fentiny Nugroho MA Phd, Dr Agustinus Prasetyantoko, Dr Endang Sri Soesilowati, dan Dr Ninasapti Triaswati.
Syahganda Nainggolan Ditangkap Polisi
Baca Juga: Petinggi KAMI Ditangkap, Fadli Zon: Malu Kita Menyebut Negara Demokrasi
Syahganda Nainggolan ditangkap polisi lantaran diduga melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Petugas yang menjemput Syahganda mengaku berasal dari Direktorat Tindak Pidana Siber, Bareskrim, Mabes Polri. Saat dijemput petugas, Syahganda tidak didampingi oleh kuasa hukum.
Anggota Komite Eksekutif KAMI, Ahmad Yani mengatakan bahwa KAMI tengah menyiapkan tim advokasi sehingga nanti akan mendampingi Syahganda Nainggolan dalam menjalani proses hukum. Ahmad Yani juga menegaskan bahwa Syahganda tidak mungkin terlibat dalam kericuhan demonstrasi Omnibus Law UU Cipta Kerja.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyatakan belum ada informasi soal penangkapan tersebut di Polda. Sementara Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengaku akan mengecek terlebih dahulu terkait penangkapan Syahganda Nainggolan tersebut.
Syahganda Nainggolan Trending di Twitter
Daftar trending topic di Twitter hari ini (13/10/2020) diwarnai tagar #BebaskanSyahganda. Syahganda yang dimaksud dalam tagar tersebut adalah Syahganda Nainggolan, yang kini menjabat sebagai Sekretaris Eksekutif KAMI. Pihak Kepolisian sudah mengkonfirmasi perihal penangkapan Syahganda Nainggolan tersebut.
Politikus Partai Demokrat, Rachland Nashidik juga menyoroti penangkapan Syahganda Nainggolan. Rachland mengatakan bahwa Syahganda adalah teman lamanya. Syahganda adalah seorang mantan aktivis mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Fadjroel Rachman yang saat ini menjabat juru bicara Presiden.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun