Suara.com - Massa Aksi 1310 melakukan jeda, untuk melaksanakan salat Ashar berjamaah di Area Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2020) sore. Usai salat kabarnya imam besar FPI Habib Rizieq akan memberikan seruannya.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, massa berkumpul untuk melaksanakan salat berjamaah persisnya di tengah-tengah jalan Medan Merdeka Barat. Mereka tampak khusu melakukan salat di tengah-tengah waktu aksi.
Salah satu orator mengatakan, agar seluruh peserta aksi untuk melaksanakan salat berjamaah terlebih dahulu. Menurutnya, usai massa melakukan salat imam besar Habib Rizieq disebut akan memberikan seruan dari Arab Saudi.
"Silakan ayo tertib semua melaksanakan salat berjamaah dulu, karena sudah masuk waktu Ashar. Usai itu kita mendekat semua ke sini (mobil komando) karena imam besar Habib Rizieq akan memberikan seruannya dari Arab Saudi," kata salah satu orator dalam mobil komando.
Adapun massa saat ini masih berkumpul. Mereka menghabiskan waktu untuk salat sekitar 20 menit. Usai itu mereka tampak kompak menghadap dan berkumpul di sekitar mobil komando.
Sebelumnya Wakil Sekretaris Jenderal PA 212 Novel Bakmumin, mengatakan, aksi kali ini sebenarnya merupakan aksi lanjutan dari sebelumnya. Mereka menuntut agar Presiden menerbitkan Perppu untuk membatalkan UU Omnibus Law Ciptaker.
"Aksi ini kan dari aksi lanjutan dari tolak RUU OBL (Omnibus Law) dan RUU HIP yang sebelumnya pernah dilaksanakan pada Februari jauh sebelum demo buruh kemaren dan aksi kali ini pun sama selain menyerukan untuk dikeluarkan Perppu untuk pembatalan UU OBL (Omnibus Law) dan juga penolakan RUU HIP/PIP/BPIP," tuturnya saat dihubungi.
Berita Terkait
-
Wapres Ma'ruf: Pihak yang Keberatan UU Cipta Kerja Jangan Buat Kegaduhan
-
Pantau Langsung Demo UU Ciptaker, Kapolda hingga Pangdam Mendekat ke Massa
-
Salah Satu Peretas Website KPUD Jember Masih Berstatus Pelajar SMP
-
Sindir Omnibus Law 812 Halaman, Tengku Zul: Negeri Jin Sih
-
Gus Nur Tanya Cara Indonesia Berubah? Massa Aksi Jawab: Lengserkan Jokowi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?
-
Selat Hormuz Memanas Lagi, Serangan Drone Iran Menghentikan Evakuasi Kapal IMO