Suara.com - Sebanyak 25 orang narapidana Lembaga Pemasyaratan (Lapas) Kelas II A Jambi dinyatakan positif Covid-19. Selain puluhan napi, enam pegawai juga positif dari hasil swab.
Pelaksana Harian Kalapas Klas IIA Jambi, Junaidi membenarkan hal itu. Dia mengaku sudah mendapat informasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi.
“Kita sudah dapat informasi dari Dinas Kesehatan, tapi pemberitahuan resmi dari Guguas Tugas belum,” kata Junaidi, saat dikonfirmasi Metrojambi.com (jaringan Suara.com), Rabu (14/10/2020) malam.
Junaidi mengatakan, begitu mendapat informasi, pihaknya langsung bergerak cepat, memisahkan napi reaktif dan napi positif.
“Begitu mendengar informasi itu kita langsung pisahkan. Yang positif kita satukan di ruang isolasi di blok isolasi,” katanya.
Sementara 20 napi yang reaktif namun hasil swabnya belum keluar, ditempat di blok AII.
“Mereka yang hasil rapidnya reaktif dulu diisolasi di blok AII, dan juga ada 20 orang hasil swabnya belum keluar,” katanya.
Sementara itu, untuk enam pegawai Lapas Jambi, sudah lakukan isolasi mandiri di rumah.
“Sejak hasil rapid tesnya reaktif, mereka sudah tidak boleh masuk kantor lagi, dan diminta isolasi mandiri di rumah,” imbuh Junaidi.
Baca Juga: Sebulan Jalani Perawatan, Wali Kota Jambi Akhirnya Sembuh dari Covid-19
Berita Terkait
-
Sebulan Jalani Perawatan, Wali Kota Jambi Akhirnya Sembuh dari Covid-19
-
Gas Air Mata Aparat Bubarkan Aksi Mahasiswa di DPRD Jambi
-
Melihat Perawatan Beruang Madu di TPS BKSDA Jambi
-
Blak-blakan Kena Corona, Wakil Rektor Unja: Covid Itu Nyata, Bapak-Ibu!
-
Tuntut Jalan Tambang Dialihkan Dari Hutan, Formaphsi Surati Presiden Jokowi
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Beijing Kirim Pesan Keras ke Indonesia dan Negara-negara ASEAN soal Laut China Selatan
-
Dinsos Sleman: Asesmen Ketat Menanti Orang Tua yang Ingin Jemput Bayi di Penitipan Ilegal
-
Dorong Produktivitas Masyarakat, Pemerintah Perluas Digitalisasi Bansos
-
Tinjau Polresta Kupang, Wamen PANRB: Respons Cepat Polisi Mampu Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat
-
Asap Kebakaran Kalideres Diduga Mengandung Gas Beracun, Damkar Kerahkan Robot Pemadam
-
Pakai Masker! Udara Jakarta Pagi Ini Masuk Kategori Tidak Sehat, Terburuk Keempat di Dunia
-
Top 20 Kekuatan Militer Dunia Berdasarkan Personel Aktif: Indonesia Nomor Berapa?
-
Muncul 4 Kasus Hantavirus di Jakarta, Dinkes Beberkan Sumber Penularannya
-
Kemendagri Siap Kawal Percepatan Pembangunan PSEL di Daerah
-
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Atasi Kenaikan Harga Komoditas Cabai Merah