Suara.com - Pelayanan publik yang cepat, mudah diakses, dan responsif merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah, termasuk institusi kepolisian. Pelayanan yang profesional dan humanis dinilai mampu mendekatkan polisi dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat penyelesaian persoalan di lapangan.
"Tugas polisi berorientasi kepada harapan masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas layanan kepolisian perlu terus didorong melalui penguatan respons layanan, kepastian prosedur, serta pelayanan yang humanis dan profesional," ujar Wakil Menteri PANRB, Purwadi Arianto usai meninjau pelayanan publik di Polresta Kupang Kota, di Kupang, Senin, (11/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Purwadi melihat pelayanan SIM, SKCK, Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), dan Layanan 110. Ia mengapresiasi upaya Polresta Kupang Kota dalam menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, tertib, dan responsif terhadap laporan maupun pengaduan masyarakat.
“Ke depan, inovasi dan penguatan pelayanan seperti ini tentu perlu terus dijaga dan dikembangkan agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan kepolisian,” imbuhnya.
Di berbagai kesempatan, Purwadi kerap menyampaikan rumus peningkatan kepercayaan publik. Prinsipnya, kepercayaan publik akan dapat digapai jika ketulusan melayani diiringi dengan kecepatan merespons layanan.
“Ketulusan adalah perilaku petugas pelayanan, yakni berbuat tanpa mengharapkan imbalan. Sedangkan kecepatan merespons ini didukung oleh kemampuan teknologi dan transportasi. Jadi kalau polisinya sudah melayani dengan perilaku yang bagus, responsnya cepat, dan dukungan teknologinya memadai, insyaAllah kepercayaan masyarakat kepada polisi akan meningkat,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kompolnas Tak Persoalkan Polisi Buat Konten, Asal Bukan Live Streaming
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Grace Natalie Anak Siapa? Kini Dilaporkan ke Polisi oleh 40 Ormas Islam
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan
-
5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?
-
Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global
-
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
-
7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet
-
Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB
-
Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri
-
Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis