Suara.com - Dikenal sebagai pengacara bergelimang harta, Hotman Paris ternyata masih bisa merasa minder kala bersanding di samping Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Hal ini terlihat dalam video yang ia unggah di Instagram-nya, Rabu (14/10/2020).
Mengenakan baju santai yaitu kaos dan celana pendek serba putih, Hotman bersenda gurau dengan Menteri Prabowo.
"Halo.. anak kampung mau di ajak main polo," kata Hotman sembari merangkul punggung Prabowo.
Mendengar perkataan Hotman, Prabowo seketika terbahak.
"Ini kalau beliau sudah konglomerat dari muda, anak menteri. Iya enggak?" lanjut Hotman sambil menunjuk Prabowo yang saat itu juga mengenakan pakaian santai.
Prabowo langsung mengelak pernyataan Hotman.
"Bukan gitu," kata Prabowo menepuk punggung Hotman.
"Di mulai dari Jakarta, pindah ke Singapura, Hongkong, Malaysia, terakhir di Amerika, ya?" tebak Hotman.
Baca Juga: Sebut UU Cipta Kerja Kabar Gembira untuk Buruh, Ini Alasan Hotman Paris
"Swiss, Inggris," imbuh Prabowo mengoreksi.
Hotman lantas membandingkan perjalanan hidup Prabowo dengan dirinya.
"Kalau gue Danau Toba, pinggir Danau Toba. Medan langsung ke Bandung," kata Hotman Paris merendah.
Dalam video itu, keduanya tampak begitu akrab bersenda gurau.
"Gue pengacara dia lama," sentil Hotman yang kemudian memancing sorotan mata Prabowo di balik kacamata hitamnya.
Keduanya kembali terbahak bersama orang-orang yang ada di sekeliling mereka.
"Alhamdulillah, terima kasih," ucap Prabowo.
"Sama-sama, thank you Bos," balas Hotman.
Mereka pun saling berjabat tangan.
"Sebagai lawyer, Anda hebat," puji Prabowo.
"Lawyer bisnis, bukan politik," Hotman menjelaskan.
Sementara di kolom keterangan unggahannya, Hotman menjelaskan bahwa hubungannya dengan keluarga Prabowo sudah terjalin sejak lama.
"Prabowo dan keluarganya, dan bisnisnya, klien Hotman selama puluhan tahun," tulis dia.
Simak video keakraban Hotman dan Prabowo DI SINI.
Selain memiliki keahlian yang mumpuni dalam bidang hukum, Hotman Paris juga terkenal dengan penampilannya yang eksentrik. Ia bahkan tak segan mengumbar tarif jasa pengacaranya yang mencapai Rp 1,3 miliar per kasus.
Gaya khasnya inilah yang membuat Hotman Paris menjadi primadona di antara pengacara papan atas Indonesia lainnya.
Kendati demikian, Hotman tidak pernah sekalipun bergabung ke dalam organisasi politik. Sejak awal, Ia menyatakan tidak tertarik untuk berkarier di bidang tersebut.
Hotman Paris lebih memilih bergabung ke organisasi-organisasi yang berhubungan dengan karier pengacaranya, seperti Asosiasi Konsultan Hukum Pasar Modal (Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal – HKHPM).
Berita Terkait
-
Sebut UU Cipta Kerja Kabar Gembira untuk Buruh, Ini Alasan Hotman Paris
-
Tifatul Tanya Prabowo: Info Demo Dibiayai Asing, Source-nya Darimana Pak?
-
Soal UU Cipta Kerja, Hotman Paris Bilang Ada Kabar Baik untuk Buruh
-
Prabowo Diingatkan Tengku: MK Itulah yang Tenggelamkan Perjuangan Bapak
-
Amnesty Internasional Minta AS Batalkan Undangan dan Visa Prabowo Subianto
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!