Suara.com - Masa pacaran adalah saat setiap pasangan merasakan suka, duka, canda, tawa, marahan dan masih banyak lagi.
Saat marahan, biasanya setiap pasangan memiliki gaya yang berbeda-beda seperti saling diam satu sama lain hingga saling blokir media sosial.
Sebuah video TikTok yang dibuat oleh kreator @marsheillagischa tentang pengalaman berantem sama pacar mendadak viral di media sosial.
Video tersebut kemudian disebar di Twitter oleh pengelola akun @recehtapisayng, Sabtu (17/10/2020).
"Tinggal nunggu, siapa yang kuota transfernya abis duluan jadi diem sendiri deh," tulis akun @recehtapisayng.
Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu, perempuan pembuat video menceritakan hal kocak yang dialaminya.
"Gue mau cerita, kocak sih. Jadi waktu itu gue lagi berantem sama cowok gue masalah duit," kata perempuan tersebut mengawali kisahnya.
"Terus beberapa lama gue blok WA nya. Udah gitu dia transfer duit ke gue, otomatis gue bisa lihat dong dari mutasi rekening gitu. Abis itu gue kesel, gue transfer balik lagi pakai brita. Terus ditransfer balik lagi ke gue pakai brita juga, dan gue transfer balik, nih britanya kayak gini," sambungnya.
Ketika diperlihatkan, terlihat mutasi rekening yang ditunjukkan perempuan tersebut berisi pesan-pesan kocak perdebatan masalah uang saat pacaran.
Baca Juga: Kocak, Nomor WhatsApp Diblokir, Pasangan Ini Berantem lewat mBanking
"Anggap cicil utang. Aku gak suka caranya gini, nggak semua tentang yang kamu suka aja," demikian pesan yang terpampang dalam mutasi rekening itu.
Hingga artikel ini dibuat, video tersebut telah ditayangkan hingga 111 ribu kali tayangan dan mendapat 2 ribu penyuka.
Kolom komentar video itu pun langsung diberondong oleh ribuan komentar warganet.
"Nemu pacar kek gini di mana? Tolong kasih tauuu," tulis warganet dengan akun @ninda***
"Padahal masih bisa lewat sms, line, twitter, email dan lain-lain lho ya ampon," timpal akun @miaw*** heran.
"Dear jodoh ku, hubungan tidak selamanya berjalan manis, pasti ada pait paitnya dikit. nanti kita perang digit ya sayang," kata warganet lainnya pemilik akun @arap***
Video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Narasi Pertobatan dan Kritik Pacaran dalam Tuhan Maafkan Masa Laluku
-
Bukan Lagi Tebak-tebakan, Inilah Momen Sarwendah dan Giorgio Antonio Ngaku Pacaran
-
Cinlok di Panggung Musikal, Bae Na Ra dan Han Jae Ah Resmi Berpacaran
-
Dikonfirmasi Agensi, Shin Eun Soo dan Yoo Seon Ho Resmi Berpacaran
-
Asli Pacaran, Adegan Mesra Jerome Kurnia dan Nadya Arina Jadi Sorotan
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Rano Karno Yakin Parkir Liar di Tanah Abang Bisa Tertib Dalam 3 Hari
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS