Suara.com - Beredar sebuah unggahan yang menyebut jika Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan memasukkan lagi tentara Cina ke Indonesia jika pandemi virus corona mereda.
Unggahan itu dibagikan oleh seorang pengguna Facebook Bilal Ar Robbah ke sebua grup bernama KAMI.
Narasi dalam tangkapan layar foto artikel yang ia unggah adalah sebagai berikut:
"Corona Mereda, Luhut Mau Tentara Cina Segera Masuk Lagi ke Indonesia
Alasan Luhut Datangkan Tentara China Mereka Hanya Ingin mencari bini Indonesia Saja".
Lalu benarkah jika Menteri Luhut akan memasukkan tentara Cina ke Indonesia jika corona mereda?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id --jaringan Suara.com, klaim yang menyatakan Luhut akan kembali mendatangkan tentara Cina ke Indonesia ketika corona mereda adalah klaim yang salah.
Faktanya, tidak ditemukan artikel berita berjudul "Corona Mereda, Luhut Mau Tentara Cina Seger Masuk Lagi ke Indonesia".
Namun ada sebuah artikel dari tirto.id berjudul "Corona Mereda, Luhut Mau TKA Cina Segera Masuk Lagi ke Indonesia" yang diunggah pada 21 Februari 2020.
Baca Juga: Tak Isolasi Usai dari Luar Negeri, Pria Ini Menularkan Covid-19 ke 56 Orang
Sementara itu foto yang digunakan dalam unggahan Facebook itu merupakan hasil tangkapan layar yang ketika ditelusuri berasaldari sejumlah laman dan artikel, salah satunya dari republika.co.id.
Di media tersebut, foto itu digunakan untuk mengunggah berita berjudul "Cina akan Kirim 295 Tentara ke Mali" yang diunggah pada 19 April 2018.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan jika klaim yang menyebut Luhut akan mendatangkan lagi tentara dari Cina ketika corona mereda adalah klaim yang salah.
Unggahan dari akun Facebook Bilal Ar Robbah tidak sesuai dengan fakta dan masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
-
Tak Isolasi Usai dari Luar Negeri, Pria Ini Menularkan Covid-19 ke 56 Orang
-
Viral Daftar Online Vaksin Corona Puskesmas Cisauk, Begini Klarifikasinya
-
Update 20 Oktober: RSD Wisma Atlet Rawat 2.540 Pasien Positif Corona
-
Menyikat Gigi Ekstra Diklaim Bisa Bantu Terlindung dari Virus Corona
-
Ditolak Masuk Pesawat, Wanita Tanpa Masker Ngamuk dan Batuk Sembarangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!