Suara.com - Lima rute layanan PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) dimodifikasi imbas aksi buruh menolak UU Cipta Kerja di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat.
"Sehubungan dengan itu, TransJakarta menyampaikan ada beberapa layanan TransJakarta diberlakukan modifikasi layanan rute," ujar Direktur Operasional TransJakarta Prasetia Budi dalam keterangannya, Kamis.
Adapun 5 rute yang mengalami modifikasi rute adalah:
1. Koridor 1 Blok-Kota
Modifikasi dilakukan pada layanan yang mengarah ke Kota dengan rute sebagai berikut:
1. Blok M-Sarinah-Lampu merah Sarinah-keluar jalur-Lampu merah Bank Indonesia-belok kiri-Jl.Kebon Sirih-Hotel Milenium belok kiri-Jl. Fachrudin belok kanan-Lampu merah Jati Baru lurus-Jl. Cideng Barat-Lampu merah Tarakan-belok kanan-Halte Petojo-Lampu merah Harmoni-belok kiri-Harmoni-Kota.
Layanan koridor 1 untuk arah Blok M tetap melayani secara normal. Namun ada dua halte yang tidak diooerasikan, yaitu Halte Monas dan Halte Bank Indonesia (BI).
2. Koridor 2 Harmoni-Pulogadung
Pengalihan rute untuk sementara tidak melewati Halte Monas sampai dengan Halte Kwitang.
3. Rute 6A Ragunan-Monas melalui Kuningan dan 6B Ragunan-Monas melalui Semanggi
Modifikasi rute bus hanya melayani hingga Halte Tosari.
Baca Juga: Istana Mau Digeruduk Ribuan Buruh, Jokowi Sejak Pagi Terbang Keluar Jakarta
Untuk rute 6A dan 6B ada 4 halte yang tidak melayani yaitu halte Bundaran HI, Halte Sarinah, Halte Bank Indonesia dan Halte Monas.
4. Rute non BRT 1A PIK-Balai Kota
Modifikasi rute layanan mengalami perpendekan rute dari PIK hanya sampai ke Kota.
Adapun halte non-BRT yang tak dilewati layanan adalah Bus Stop Glodok, Olimo, Mangga Besar, Sawah Besat, Harmoni, Monas dan Bus Stop Balai Kota.
5. Rute JAK-10 Tanah Abang-Kota
Mengalami pengalihan rute dan untuk tidak melewati pemberhentian Majapahit.
Sementara arah sebaliknya tidak melewati pemberhentian Duta Merlin sampai pemberhentian Pecenongan.
"Selain rute-rute di atas, operasional kami masih berjalan normal. Kendati begitu, TransJakarta bekerjasama dengan pihak Polda Metro Jaya guna memastikan keamanan baik pelanggan, petugas di lapangan dan keberlangsungan operasional TransJakarta hari ini," ujar Prasetia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian