Suara.com - Sejumlah pekerja dari Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI. Demonstrasi dilakukan karena adanya kejadian Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan secara sepihak.
Pengurus AGD Dinkes DKI Jakarta, Abdul Adjis, mengatakan PHK sepihak ini tidak bisa diterima karena dilakukan di tengah merebaknya Covid-19. Bahkan, ada juga peserta aksi menggunakan alat pelindung diri (APD) saat demo sebagai bentuk protes.
Adjis menjelaskan, manajemen telah membuat sistem yang memungkinkan PHK terjadi secara sepihak. Bahkan sudah ada tiga pegawai yang sudah dipecat.
"Kami menolak sistem manajemen yang secara sepihak memecat pegawai AGD Dinas Kesehatan DKI. Ada tiga orang yang di-PHK," ujar Adjis di lokasi, Kamis (22/10/2020).
Aksi ini berlangsung tepatnya di Jalan Medan Merdeka Selatan depan kantor Gubernur Anies Baswedan. Lokasi ini dipilih karena mereka ingin Anies memperhatikan nasib mereka.
"Kami ingin Pak Anies menemui kami dan sebaiknya memperhatikan kami yang menjadi korban pemecatan secara sepihak," jelasnya.
Tak hanya itu, Adjis juga menyebut ada 72 pegawai lagi yang terancam kena PHK. Manajemen beralasan penyebabnya adalah mereka enggan menandatangani pakta integritas.
"Hanya karena mereka tidak mau menandatangani surat Fakta Integritas, ada 72 orang yang terancam bakal di-PHK," pungkasnya.
Baca Juga: Warga Sekitar Danau Matano dan Towuti Dapat Bantuan Perahu Ambulans
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali
-
Bukan Cuma Blokir Konten, Guru Besar Unair Bongkar 'Cara Halus' Membungkam Kritik di Ruang Digital
-
KWP Nobatkan Novita Wijayanti Jadi Legislator Paling Aspiratif
-
Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'
-
Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung
-
Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?
-
11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius