- Viktor S Sirait (Komisaris Waskita Karya)
Viktor S Sirait, saat Pilpres 2019 lalu sempat menjabat sebagai Ketua Panitia Rapat Umum Relawan Jokowi. Bara JP merupakan perkumpulan aktivis dari lintas profesi, akademisi, dan pegiat demokrasi yang didirikan untuk mempelopori Jokowi. Di mana saat itu Jokowi masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, lalu maju sebagai calon presiden di Pilpres 2014.
Bisa dibilang, bahwa Bara JP ini merupakan salah satu barisan pendukung pertama Jokowi sebelum Pilpres 2014. Di Pilpres 2019, relawan Bara JP juga kembali turun gunung untuk memenangkan Jokowi mengalahkan pesaingnya, yaitu Prabowo Subianto.
- Lukman Edy (Komisaris Hutama Karya)
Lukman Edy adalah seorang politisi kawakan, yang merupakan mantan Sekjen Partai PKB yang sempat menjabat sebagai Direktur Saksi Tim Kemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf. Di PT Hutama Karya (Persero), Lukman tercatat menjabat sebagai wakil komisaris utama, yang mendampingi Komisaris Utama HK Budiman yang merupakan mantan KASAD tahun 2013 silam.
- Eko Sulistyo (Komisaris PLN)
Menteri BUMN Erick Thohir telah menunjuk Eko Sulistyo sebagai komisaris PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, sesuai dengan surat nomor SK-330/MBU|10|2O20 tanggal 9 Oktober 2020 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara.
Eko Sulistyo merupakan mantan tim sukses Presiden Joko Widodo saat maju di Pemilihan Presiden tahun 2019 lalu. Sebelumnya, Eko Sulistyo juga menjadi tim sukses Joko Widodo saat maju di pemilihan Wali Kota Solo. Sementara di level pemerintah, Eko sempat menduduki Deputi IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) periode 2014-2019.
- Ulin Yusron (Komisaris ITDC)
Ulin Yusron ditunjuk sebagai komisaris di Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) atau PT Pengembangan Pariwisata Indonesia melalui SK Nomor: SK-319/MBU/10/2020 tanggal 8 Oktober 2020 lalu.
Sebelumnya, Ulin Yusron ini dikenal sebagai salah satu relawan Jokowi di Pemilihan Presiden 2014 dan 2019. Sebagai seorang pegiat media sosial, Ulin Yusron berkontribusi secara aktif dalam kampanye Jokowi di ranah digital.
Itulah daftar relawan Jokowi jadi komisaris di BUMN yang perlu kalian ketahui.
Baca Juga: Anak Muda Ini Bikin Sepeda Lipat Khusus untuk Presiden Jokowi
Berita Terkait
-
PSSI Diminta Rekrut Pelatih DNA Piala Dunia, Siapa Dia?
-
Usul Rekrut Shin Tae-yong Tak Didengar PSSI, Andre Rosiade Hanya Bisa Geleng Kepala
-
Andre Rosiade Sebut PSSI Pemalas di Hadapan Tangan Kanan Erick Thohir
-
Andre Rosiade Cup Masuk Edisi Ketiga, PSSI Angkat Topi
-
Azizah Salsha Sumbang Sejumlah Uang ke Korban Banjir Sumatera, Aksinya Disorot
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo