Suara.com - Untuk mendukung pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama masa pandemi Covid-19, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memiliki sejumlah modul pembelajaran yang bisa diunduh secara gratis oleh masyarakat.
Modul pembelajaran ini dapat diakses melalui laman bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id. Modul tersedia untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan pendidikan dasar.
Modul ini dikembangkan untuk digunakan oleh siswa, orang tua dan guru pada jenjang tersebut dalam memfasilitasi pembelajaran siswa selama pandemi atau kondisi khusus lainnya. Modul ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru untuk mengembangkan perangkat ajar lain dalam upaya memfasilitasi siswa untuk belajar dalam kondisi khusus.
Modul ini dikembangkan dengan merujuk pada Kompetensi dasar dalam Penyederhaan kurikulum namun aktivitas pembelajaran di optimalisasi untuk mencapai kompetensi yang diharapkan.
Untuk mendapatkan modul ini, pengunjung dapat mengakses terlebih dahulu laman bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id kemudian masuk ke menu “Pembelajaran Televisi & Daring”. Setelah itu muncul daftar materi yang dapat dipilih, klik “Selengkapnya”, kemudian tersedia modul belajar literasi dan numerasi tingkat SD. Klik pada modul yang diinginkan, lalu tunggu beberapa saat, dan perintah untuk unduh tersedia di sana.
Seperti pada penjelasan di awal materi, modul ini terdiri atas 3, yaitu modul belajar siswa, modul pendamping bagi guru, dan modul pendamping bagi orang tua. Pengunjung dapat memilih sesuai dengan modul yang diinginkan.
Selain itu, pada menu ini pula ada sejumlah materi pengayaan pendukung belajar dari rumah yang bisa dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat. Silakan pilih pada daftar “Materi-Materi Pengayaan Pendukung Belajar dari Rumah”, klik “Selengkapnya” dan pilih materi yang diinginkan. Materi-materi ini dikumpulkan hasil kerja sama Kemendikbud bersama UNICEF dan sejumlah organisasi yang bergerak di bidang pendidikan. Ayo, manfaatkan modul-modul tersebut sekarang juga!
Berita Terkait
-
Menanti Kisah Awang Menunggang Gelombang di Riau Rhythm in Orchestra
-
Palembang Masih Zona Orange, Belajar Daring Diperpanjang Hingga November
-
Problematika Bantuan Kuota Internet Kemdikbud
-
Ganti UN dengan AN, Kemendikbud Siapkan Dana Rp155 Miliar
-
Jago Jaga Gawang, I Made Wirawan Kewalahan Bimbing Anak Belajar Daring
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi