Suara.com - Sudah luas diketahui bahwa Indonesia dan China --khususnya dalam satu dekade terakhir-- punya kedekatan yang kian spesial. Dalam hal ini, pemerintah sendiri, antara lain melalui Dubes RI Djauhari Oratmangun, mengakui perlunya jalinan kerja sama yang lebih kuat terutama di bidang ekonomi dengan negeri Tirai Bambu itu.
Salah satu alasan utamanya jelas adalah bahwa China kini telah menjelma menjadi raksasa ekonomi baru. Studi terkini yang dilakukan lembaga konsultan manajemen global McKinsey misalnya, menunjukkan bahwa China telah menjadi destinasi ekspor terbesar bagi 33 negara dan sumber impor bagi 65 negara.
"(Secara) Geoekonomi dan geopolitik kan bergeser juga. Sekarang China malah diprediksi setelah 2030 akan menjadi kekuatan ekonomi besar dunia," kata Dubes RI untuk Tiongkok dan Mongolia, Djauhari Oratmangun, dalam wawancara eksklusif dengan Suara.com.
Dubes Djauhari Oratmangun meladeni wawancara eksklusif ini via aplikasi video Zoom, dengan kontributor Suara.com, Rin Hindryati, beberapa hari lalu. Dalam artikel wawancara yang dapat disimak selengkapnya pada Kamis (29/10/2020) ini, beserta rangkaian rekaman video interview-nya yang juga akan tayang, Joe --sapaan akrabnya-- berbicara panjang lebar tentang berbagai hal.
Poin utama bahasannya tetap pada kerja sama ekonomi dengan China, termasuk mulai dari aspek perdagangan, investasi, hingga terkait bidang teknologi. Termasuk yang juga dibicarakan adalah salah satu topik terhangat saat ini yaitu mengenai vaksin Covid-19 yang diharapkan dalam waktu dekat juga sudah tersedia dan bisa digunakan di Indonesia.
Hal menarik lainnya yang disampaikan Joe --dan mungkin tak banyak diketahui awam-- adalah bahwa pemerintah China juga berkeinginan kuat untuk bekerja sama memajukan industri produk-produk halal di Indonesia. Perhatian khusus pada hal ini, yang sudah dijajaki setidaknya dalam beberapa tahun terakhir, terutama bertujuan untuk memajukan Indonesia sebagai produsen produk halal terkemuka di dunia.
Apa saja lagi yang dibicarakan oleh Dubes RI Djauhari Oratmangun kali ini? Selengkapnya, sila nantikan dan simak langsung tayangan hasil wawancara eksklusif tersebut di Suara.com!
Berita Terkait
-
Penjualan EV China Menurun, Apa Sebab?
-
Krisis Kapal Pengangkut Paksa Produsen Mobil China Gunakan Strategi Darurat demi Ekspor Global
-
Bukan Lagi Fiksi Ilmiah, Taksi Tanpa Sopir Asal China Kini Siap Kuasai Jalanan
-
Fireworks of My Heart: Sajikan Keseharian dan Detail Pemadam Kebakaran
-
UU Baru China Tuai Kontroversi, Legalkan Represi Lintas Negara
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!
-
Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing
-
Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret