Suara.com - Jika umumnya setiap orang memiliki mantan kekasih yang bisa dihitung jari, tapi hal itu tidak berlaku bagi sekelompok cewek yang satu ini.
Dalam sebuah video yang diunggah akun Twitter @tubirfess, sekelompok cewek yang mendaku diri mereka pensiunan fakgirl berlomba banyak-banyakan mantan.
Setiap satu cewek dalam video itu mengaku memiliki mantan hingga mencapai ratusan orang. Oleh sebab itu, pengelola akun @tubirfess heran dengan cewek-cewek yang bangga punya banyak mantan.
"Itu mantan apa ternak lele ampe ratusan gitu?" terang pengelola akun @tubirfess menjelaskan video tersebut dilansir Suara.com, Kamis (29/10/2020).
Tubirfess, lantas mencoba menerka bagaimana cara seseorang bisa memiliki mantan sampai ratusan orang.
"Ini tiap hari siklusnya jadian - putus - jadian - putus - jadian - putus kali ya," tulis @tubirfess lagi.
Video itu dimulai dari pengakuan cewek bernama Nisaul dengan 200 mantan. Kemudian secara berurutan ada Nabella yang memiliki 300 mantan, Nesya 250 mantan, Biyya 200 mantan, Anitya 300 mantan hingga Finayunita 220 mantan.
Melihat viralnya video tersebut, ribuan warganet langsung menggeruduk kolom komentar video yang diambil dari sebuah konten TikTok tersebut.
"Katakanlah umur mereka 22 tahun dengan total hidup 8000 hari. Berarti untuk punya mantan 300 orang, satu mantan dapat jatah kurang lebih 26 hari. Itu kalau mereka pacaran dari bayi tapi ya," kata akun @yoon*** memperhitungkan.
Baca Juga: Fungsi Lain Wiper Mobil Bikin Salah Fokus, Kreatif Juga Idenya
"Yang pada ngitung siklus pacarannya salah tuh kalo diitungnya waktu buat seorang, soalnya fakgel sekali pacaran sama banyak cowo bisa sampe 10an sekaligus. Temen gua ada yang begitu wkwkwkwk," timpal akun @ayle***
"Jumlah mantan kok dijadiin pencapaian ya, kalau sebanyak itu justru menunjukkan buruknya kualitas diri lu dalam menjalin hubungan nggak sih. kok bisa-bisanya dibanggain ya," ujar warganet lainnya pemilik akun @dhirs***
Hingga artikel ini selesai diketik, video berdurasi setengah menit tersebut telah dilihat hingga 731 ribu kali dan disukai 2,7 ribu pengguna.
Video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
4 Fakta Buba Tea Bali yang Viral Jual Matcha Infus, Harga Mulai Rp190 Ribu
-
Viral karena Dihujat, Patung Macan Putih Kediri Kini Jadi Magnet Wisata Dadakan!
-
Daftar Harga Menu Buba Tea Bali: Viral Jual Matcha Kemasan Infus
-
Apa Itu Infus D5? Viral Kemasannya Diduga Dipakai Jual Matcha di Bali
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Gedung Kedubes AS Diguncang Protes, Massa Buruh: Jangan Sampai Indonesia Jadi Sasaran Berikutnya
-
Peta Aceh Harus Digambar Ulang, Desa-Dusun di 7 Kabupaten Hilang Diterjang Bencana
-
Korupsi Mukena dan Sarung Bikin Negara Rugi Rp1,7 M, Pejabat-Anggota DPRD Diseret ke Meja Hijau
-
Ada Menteri Kena Tegur Prabowo di Retret Hambalang?
-
Geger Video Mesum Pasangan Misterius di Pos Polisi Tulungagung, Pelaku Diburu
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Ogah Bicara soal Dugaan Kasih Duit ke Kajari
-
Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Apa Syarat Kriterianya?
-
Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra
-
KPK 'Korek' Ketum Hiswana Migas di Pusaran Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina
-
Kejar Target Sebelum Ramadan, Satgas Galapana DPR RI Desak Sinkronisasi Data Huntara di Aceh