Suara.com - Bagi sebagian orang, menjadi lulusan suatu kampus ternama terkadang menjadi sebuah beban tersendiri. Dituntut serba bisa serta ekspektasi berlebih dari orang lain menjadi faktor yang membebani.
Hal tersebut tidak terkecuali dialami oleh wanita lulusan UGM pemilik akun Instagram @restya_ayu yang selalu dihina karena menjadi perias dan tukang dekor.
"Ini Kisah Ku. Sejujurnya setelah lulus kuliah aku sedikit merasa minder karena menjadi perias pengantin," kata @restya_ayu dikutip Suara.com, Kamis (29/10/2020).
Menurutnya, impian sebenarnya yang ingin ia gapai adalah menjadi seorang duta besar. Bahkan, Ayu mengaku sudah mendaftarkan diri kuliah S2 ke Queensland University Australia selepas lulus.
Akan tetapi, cita-citanya tersebut tidak disetujui oleh ayahnya karena jika bersekolah ke luar negeri maka akan jauh dari keluarga.
"Akhirnya aku memilih menikah dengan Mas Anang dan memulai usaha dekorasi selepas menikah. Ternyata pilihan itu yang terbaik dari Allah SWT," kata dia.
Setelah memutuskan menikah itulah ia mengaku perjalanannya menapaki dunia bisnis justru dimudahkan oleh Allah. Selain itu, ia juga bersyukur karena tetap dekat dengan keluarga besarnya yang ada di Lampung.
Meski direndahkan karena lulusan UGM tapi jadi tukang dekor, Ayu akhirnya bisa membungkam omongan orang dengan penghasilannya yag fantastis.
"Tahun pertama usaha aku berhasil mengumpulkan omzet ratusan juta, tahun kedua mencapai 1 milyar dan tahun ketiga 2 milyar yang saat itu umur ku baru menginjak 26 tahun," lanjut dia.
Baca Juga: Viral Perusahaan Batasi Waktu Buang Air Karyawannya, Netizen Geram
Tidak cukup sampai di situ, orang-orang yang sempat mengejeknya karena merasa gelar pendidikan Ayu sia-sia dibuat kagum dengan pencapaian lainnya.
Pasalnya, di usia mudanya itu Ayu bisa membeli rumah, ruko dan mobil apalagi ia pada dasarnya tidak terlalu suka membeli tas dan sepatu.
"Semua hasil uang yang dihasilkan selalu aku gunakan untuk membeli barang yang lebih penting dan membuka usaha yang baru," ungkapnya.
Hingga artikel ini diturunkan, cerita Ayu yang disuguhkan dalam bentuk video di Instagram tersebut telah dilihat hingga 1,8 juta kali tayangan.
Ribuan warganet yang dibuat terpana langsung membanjiri kolom komentar unggahan @restya_ayu.
"Mbak, aku kuliah di kampus yang biasa aja, dan jurusan yang udah umum juga, dengan beasiswa yang pasti sangat membantu juga, aku emang punya impian buat lanjut s2 dan profesi sesuai jurusanku, tapi aku lebih ingin bangun caffe, di sebelah rumah. Yah belum berani berekspektasi kl caffenya bakalan gede, punya banyak cabang ato apa tapi hal itu jadi ketawaan orang, katanya percuma. Gitu, ga ngejamin idup. Sedih batt woi," timpal akun @sabila***
Berita Terkait
-
Viral Prank Makan Gratis di Apartemen saat Lebaran, Pelakunya Malah Nantangin
-
Tangis Keluarga Pecah, Jenazah Cucu Mpok Nori Dimakamkan Satu Liang Lahad dengan Sang Ayah
-
Kisah Cinta Cucu Mpok Nori yang Berakhir Tragis, Berawal dari Malaysia hingga Tewas di Kontrakan
-
Motif Cucu Mpok Nori Diduga Dibunuh Mantan Suami yang WNA Irak, Ada Faktor Cemburu
-
Kronologi Penemuan Jasad Cucu Mpok Nori yang Tewas Tragis, Keluarga Terpaksa Masuk Lewat Jendela
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan