Suara.com - Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ternyata tidak menjadi pilihan utama warga Jakarta saat masa libur panjang cuti bersama dan maulid nabi 28 Oktober sampai 2 November ini. Sebab, hingga hari ketiga, jumlah pengunjung TMII malah menurun.
Kepala Bagian Humas TMII, Sahda Silalahi, mengatakan pada Jumat (30/10/2020), jumlah pengunjung TMII mencapai 4.700 orang. Kebanyakan pengunjung menggunakan kendaraan roda empat saat mendatangi tempat ini.
Jumlah pengunjung hari ini di angka 4.700-an. Mobil yang masuk 908 dan motor 453," ujar Sahda saat dihubungi Suara.com, Jumat (30/10/2020).
Angka ini disebut ya menurun dibandingkan Kamis (29/10/2020) kemarin, atau hari kedua libur panjang dengan jumlah pengunjung mencapai 11.000 orang. Namun jumlah ini lebih banyak dari Rabu (28/10/2020) atau hari pertama cuti bersama yang total pengunjungnya hanya 3.500 orang.
"Hari pertama, Rabu sekitar 3.500-an orang. Hari kedua, Kamis sekitar 11.000-an orang. Hari ketiga, Jumat sekitar 4.700-an orang," jelasnya.
Ia sendiri menduga penurunan terjadi karena hari Jumat lebih banyak yang berada di rumah untuk melaksanakan ibadah salat Jumat.
"Kemungkinan karena pada Jumatan," katanya.
Kendati demikian, pihaknya menargetkan ada 35.000 orang yang datang berkunjung sampai hari terakhir libur panjang. Pihaknya sendiri menyatakan sudah menerapkan pengurangan kapasitas pengunjung sesuai aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di ibu kota.
"Prediksi kita, puncaknya nanti dihari Minggu. Target libur panjang sekitar 30.000-35.000 orang," pungkasnya.
Baca Juga: Klaim Kasus Covid-19 Turun, Pemerintah Sebut 50 Persen ICU Belum Terpakai
Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta menyebut pengunjung lokasi wisata dalam negeri tak melonjak secara signifikan meski sedang libur panjang. Sebab, warga ibu kota kebanyakan memilih untuk ke luar kota.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan jumlah pengunjung di pariwisata Jakarta tidak sebanyak saat akhir pekan lalu. Padahal libur panjang sudah memasuki hari ketiga.
"Memang dari jumlah pengunjung, kita itu tidak sebesar Minggu lalu, sebelum libur panjang karena banyak warga yang ternyata ke luar Jakarta," ujar Syafrin saat dihubungi Suara.com, Jumat (30/10/2020).
Berita Terkait
-
Duh, Kasus Covid-19 di Mempawah Bertambah Jadi 94 Orang
-
Klaim Kasus Covid-19 Turun, Pemerintah Sebut 50 Persen ICU Belum Terpakai
-
Hari Ketiga Libur Panjang, Kasus Corona DKI Tambah 612 Orang
-
Naik 40,3 Persen, 509 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta Hari Ini
-
Rutin Berhubungan Seks saat Pandemi Bantu Turunkan Risiko Kecemasan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?