Suara.com - Warga di Nagari Saok Laweh, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat digemparkan dengan penemuan pasangan suami istri atau pasutri yang tewas bersimbah darah di dalam rumah kontrakannya pada Minggu (1/11/2020) sore.
Pasangan suami istri itu ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamar mandi dan polisi masih melakukan penyelidikan atas kejadian ini.
"Kami masih melakukan penyelidikan, mohon bersabar," sebut Kapolsek Kuning AKP Afdimon, sebagaimana dilansir Covesia.com (jaringan Suara.com), Minggu (1/11/2020) malam.
Dari informasi yang diperoleh, di tubuh pasangan suami istri ini terdapat luka sayatan benda tajam.
Karena posisi rumah kontrakan pasutri ini berada di pinggir jalan Lintas Sumatera Padang - Sawahlunto, sampai pukul 20.00 WIB masih terlihat kemacetan di sekitar lokasi.
Warga berduyun-duyun ingin melihat dari jauh saat polisi tengah melakukan penyelidikan di rumah korban.
Sedangkan warga sekitar menyebutkan korban mengontrak rumah tersebut sejak tahun 2017. Kemudian setahun belakangan membuka usaha laundry dengan nama 'Tiga Putri'.
"Nama istrinya Suri, kira-kira berumur 40 tahunan. Suaminya biasa orang panggil Pak We, usianya lebih 40 lah," ujar warga sekitar.
Setelah melakukan olah TKP, polisi melintangkan garis polisi di sekitar rumah kontrakan ini. Sampai berita ini ditulis, belum diketahui kronologis dan motif kejadian yang membuat pasutri ini tewas bersimbah darah itu.
Baca Juga: Gegara Mimpi akan Dilaporkan ke Polisi, Penjual Barang Antik Bunuh Teman
Berita Terkait
-
Gegara Mimpi akan Dilaporkan ke Polisi, Penjual Barang Antik Bunuh Teman
-
Mayat di Bekas Galian Gresik Ternyata Bocah, Posisi Terikat Tali Tampar
-
Pembunuhan Pendeta di Papua Terkuak, Veronica Koman: Semua Kok Dianggap OPM
-
Kronologi Penemuan Bayi di Sungai Ciporang, Kaki Kiri Sudah Dimakan Biawak
-
Temuan Mayat Tanpa Identitas Terikat di Bekas Galian, Gegerkan Warga Bungah
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?