Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan kamar indekos cewek menjadi sasaran pelaku pelecehan seksual viral di media sosial.
Video tersebut ramai diperbincangkan warganet usai diunggah kreator TikTok @saya_irongirl, Senin (02/11/2020).
"Ga paham lagiiii, tolong lebih waspada lagi terutama buat yang perempuan," tulis akun tersebut dilansir Suara.com.
Dalam video itu, terekam kondisi dinding sejumlah kamar telah bolong di berbagai sudut ruangan.
Lubang tersebut diduga ditusuk menggunakan benda tajam dari arah luar kamar sehingga memungkinkan seseorang bisa mengintip.
Si pembuat konten itu menerangkan, lubang tersebut belum ada di kamarnya sejak dirinya berangkat kerja.
Namun sepulang ke kamar indekosnya, pembuat video itu terbelalak melihat ada lubang di salah satu dinding kamarnya.
Merasa ada yang janggal, ia pun lantas memberitahukan kepada penghuni kos lain.
"Tiba-tiba mbak kos di depan kamarku nelpon sambil nangis-nangis. Dia cerita kalau di depan kamarnya ada lobang gitu juga, dua!" tulis pembuat konten itu tertempel di videonya.
Baca Juga: Viral Oknum Ojol Jadi Begal Payudara Gang Sempit, Warganet: Otak Mesum!
Lebih parahnya, satu lubang lain ditemukan tepat di atas lemarinya hingga menembus ke kamar sebelah.
"Tapi dia gak peka dan ngebiarin aja. Ya Allah gak kebayang mba itu pasti udah sering diintipin," lanjutnya.
Dari rekaman itu, nampak dinding kamar indekos tersebut terbuat dari papan gypsum sehingga mudah untuk dilubangi.
Atas terungkapnya modus pengintipan ini, para penghuni kos langsung melaporkannya ke pihak keamanan dan pemilik kos untuk segera ditindak lanjuti.
Hingga artikel ini diturunkan, video tersebut telah dilihat hingga ribuan kali oleh warganet dan panen komentar.
"Kalo kita colok mata yang ngintip pakai obeng salah gak ya?" celetuk warganet dengan akun @Mba***
"Pasti pelakunya orang dalem mba kalau kaya gitu yang mas-mas atau bapak-bapaknya," ujar akun @Edward*** menduga-duga.
Video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Viral! Toko Roti di Thailand Jual Croissant 'Berambut', Warganet Jijik Sekaligus Penasaran
-
Fear of Missing Content: Tren Media Sosial yang Diam-diam Bikin Gen Z Lelah
-
Sosok Aisyah Zakkiyah, Komisaris BUMN Viral Diduga Keluarga Menteri PU
-
Mulut Dimasukkan Sepatu! Viral Pengakuan Manajer Bank Ngaku Disiksa Atasan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat
-
KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar
-
Klarifikasi Kejati Jateng: Tak Ada Pemeriksaan Personel Polri Terkait SPPG
-
KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo dan Dua Pejabat Pemkab Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu
-
Habiburokhman Tegaskan Mundurnya Jampidsus Febrie Tak Boleh Hentikan Pengusutan Kasus Korupsi
-
The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri
-
Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus
-
Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai