Suara.com - Sesama pengguna jalan raya, sudah seharusnya setiap pengendara motor atau mobil mengutamakan keselamatan, baik dirinya sendiri maupun orang lain.
Namun, sebuah video yang diunggah di akun Instagram @rina.senja memperlihatkan video sebuah mobil truk tronton ugal-ugalan sampai membahayakan pengguna jalan lainnya.
"Info Probolinggo. Kejadian di perbatasan antara Probolinggo Lumajang, di mana motor revo tidak diberi jalan untuk menyalip(truk ugal-ugalan pada saat mau disalip) setelah dianggap kosong untuk menyalip, dipepet ke arah bahu jalan(tanah)," tulis keterangan unggahan tersebut dikutip Sabtu (07/11/2020).
Dalam video berdurasi empat menit itu, sebuah mobil tronton berukuran besar nampak berjalan dengan kecepatan tinggi.
Menyadari ada pengguna sepeda motor yang ingin mendahului, sopir tronton tersebut malah memacu mobil besarnya dan menghalangi lajur sebelah kanan jalan.
Seraya merekam plat nomor mobil itu, pengguna motor revo marah-marah dan berusaha menceritakan kronologi kejadiannya.
"Tolong pak polisi, sopir trailer mugal, motong saya, tadi hampir kena truk, saya nggak boleh nyalip," kata pengendara motor revo itu sambil tetap merekamnya.
Setelah berulang kali mencoba menyalip, akhirnya motor tersebut berhasil mendahului tronton itu dan memberhentikannya.
Perkelahian antara sopir tronton dan pengendara motor revo pun tak terhindarkan.
Baca Juga: Viral Aksi Geng Motor di Cempaka Putih, Pelaku Rata-Rata Pelajar
"Kejadian tersebut telah ditangani polsek Ranuyoso Lumajang dengan akhir damai, sang supir meminta maaf dengan surat pernyataan di hadapan kepolisian dan mengakui kesalahannya yang ugal-ugalan dan arogan," terang akun @rina.senja.
Ia menambahkan, kejadian tersebut bisa menjadi pembelajaran bahwa nyawa seseorang tidak bisa disepelekan.
"Tahan emosi dan berkendara sesuai dengan peraturan yang berlaku," tukas @rina.senja.
Hingga artikel ini ditayangkan, video tersebut telah dilihat hingga 14 ribu pengguna dan diserbu komentar warganet.
"Wah payah dah. Mengecewakan. Harusnya dipenjarain aja orang arogan begini. Saya orang Tj. Priok yang udah biasa berhadapan dengan kontener dan trailer aja sport jantung emosi nontonnya. Karena emang membahayakan orang banyak-banyak ini kelakuan supirnya. Harusnya ditilang, ditahan/dipenjarain. Atau tuntut perbuatan tidak menyenangkan, atau ancaman pembunuhan sekalian," kata akun @fully***
"Kalo kelindas hancur tu badan," tulis warganet lainnya @yandi*** berseloroh.
Berita Terkait
-
Adu Performa dan Fitur Yamaha Lexi 155 vs Honda Vario 160, Mending Mana?
-
5 Skutik Yamaha Super Irit Mei 2026, Tarikan Responsif Gas Buang Bersih
-
5 Pilihan Motor Matic Honda Jawara Irit Mei 2026: Dompet Merdeka, Bebas Pusing Mikir Bensin
-
Terpopuler: Daya Minimal Cas Mobil Listrik di Rumah, 7 Motor Listrik Tangguh untuk Harian
-
Maut Tak Kasatmata: Leher Terjerat Benang Misterius, Pemotor di Karawang Tewas Berlumur Darah
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat
-
Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem
-
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
-
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
-
Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data
-
Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo
-
Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber
-
MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program