Suara.com - Kasus penembakan di depan sebuah gereja ortodoks di Prancis yang melukai satu pendeta ternyata dipicu oleh perselingkuhan.
Aksi penembakan, yang awalnya dikhawatirkan sebagai ulah teroris, terjadi di depan gereja Ortodoks Yunandi di kota Lyon pada akhir Oktober lalu.
Menyadur New York Post, Selasa (10/11/2020), Nikolaos Kakavelakis, si pendeta, saat itu dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi serius usai ditembak dua kali di bagian dada, dari jarak dekat.
Penyelidikan teranyar mengungkap Kakavelakis diserang oleh seorang pria yang merupakan suami dari perempuan yang menjalin hubungan gelap dengannya.
Pendeta berusia 40 tahun itu mengatakan kepada penyelidik bahwa ia telah diserang akibat perselingkuhannya dengan perempuan asal Rusia bernama Lela K.
Jaksa mengatakan tersangka penembakan telah Kakavelakis telah ditangkap. Ia diidentifikasi sebagai Giorgi P.
"(Tersangka) ternyata adalah suami dari seorang perempuan yang berselingkuh dengan korban," beber jaksa, pekan lalu.
Giorgi disebutkann bersikeras tidak berniat untuk menghabisi nyawa sang pendeta ketika ia melancarkan tembakan dengan melalui senjata laras pendek.
Sementara Kakavelakis, disebutkan telah menyerahkan berkas pengunduran diri ke gejera sesaat setelah dinyatakan pulih dari kritis.
Baca Juga: Cedera Paha, Houssem Aouar Dicoret dari Skuat Prancis
Penembakan di gereja Ortodoks Lyon terjadi pada 31 Oktober, tiga hari setelah serangan di Basilika Notre-Dame yang menewaskan tiga orang, dengan satu perempuan terpenggal.
Serangan ini juga terjadi dua pekan setelah pembunuhan Samuel Paty, guru sejarah yang dipenggal karena menunjukkan kartun Nabi Muhammad di kelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Curhat ASN soal WFH Setiap Jumat: Bisa Hemat Rp 400 Ribu Sebulan tapi Banyak Distraksi
-
Waspadai Hantavirus, DPR Desak Pemerintah Perketat Bandara dan Pelabuhan
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku