Suara.com - Berniat untuk membela anaknya yang terkena pelecehan seksual, pria di India malah kehilangan nyawa setelah dihajar sekelompok orang.
Menyadur India Times, Selasa (10/11/2020), Bhola Prasad tewas dihajar saat menyambangi rumah pria yang melecehkan putrinya secara seksual.
Kepolisian negara bagian Uttar Pradesh sejauh ini telah menangkap tujuh dari delapan orang yang diduga kuat melakukan kekerasan yang berujung pada tewasnya Prasad.
Insiden yang terjadi pada Kamis (5/11) ini berawal ketika seorang pria bernama Ramashish melecehkan putri Prasad saat bertamu di kediaman korban.
Putri Prasad lantas mengadu ke ayahnya atas apa yang dilakukan oleh Ramashihs. Naik pitam, ayah itu lantas menyambangi rumah pelaku.
Satu jam setelah kedatangan Prasad di rumah Ramashish, segerombolan pemuda lain datang dan melancarkan serangan ke ayah dua anak itu.
Pria yang bekerja sebagai buruh itu dikeroyok dan dipukuli menggunakan tongkat kayu.
Aksi kejam segerombolan pemuda itu diketahui oleh warga. Prasad yang saat itu terluka parah langsung dilarikan ke rumah sakit setempat sebelum dirujuk ke BRD Medical College Gorakhpur.
Kendati langsung mendapatkan perawatan, namun nyawa ayah ini tak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia pada Jumat dini hari.
Baca Juga: Tak Senang Dipalak, Pelajar di OKU Selatan Tikam Teman Hingga Tewas
Polisi setempat telah mendakwa delapan orang yang diidentifikasi sebafai Ramashish, Abhishek, Monu, Sonu, Jairam, Anil, Ravi, dan Mansish.
Penanggung jawab kantor polisi Ekouna Ram Girish Chauhan mengatakan tujuh terdakwa telah ditangkap dan penyelidikan sedang berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Fakta Baru Aksi Pasukan Israel Hancurkan Patung Yesus, IDF: Gak Ada Niat!
-
Pasien RI Masih Berobat ke Luar Negeri, Pakar Dorong Integrasi Layanan Kesehatan ASEAN
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Gedung Kemendagri di Pasar Minggu Kebakaran, 75 Personel Damkar Berjibaku Padamkan Api
-
Eks Penyidik KPK Beberkan Modus Koruptor: Biayai Hidup Perempuan Muda untuk Samarkan Aset
-
Anime Jepang Jadi 'Minyak Baru', Gaya Hidup Remaja Arab Saudi Berubah Total
-
Sidang Korupsi Chromebook: Bos Google Scott Beaumont Bantah Ada Kesepakatan dengan Nadiem Makarim
-
Viral Pemusnahan Ikan Sapu-sapu di Jakarta, Bolehkah Mengubur Hewan Hidup-hidup Menurut Islam?
-
Jaksa Resmi Tuntut Mantan Wali Kota Kasus Ijazah Palsu dengan Pasal Berlapis
-
RUU PPRT Resmi Dibahas, DPR dan Pemerintah Kebut Payung Hukum untuk 4 Juta PRT