Suara.com - Menkopolhukam Mahfud MD membeberkan alasam pemerintah menyerahkan penganugrahan tanda jasa dan tanda kehormatan Republik Indonesia secara bertahap. Pemberian anugerah dilakukan pada November dan Desember 2020 lantaran adanya pandemi Covid-19.
Mahfud mengatakan penyerahan gelar tersebut biasanya dilakukan Agustus. Namun karena penularan Covid-19 masih terjadi, maka prosesi penyerahan pun mesti diundur.
"Justru karena musim Covid-19 jadi kita pecah dua (bulan) tetapi tidak lebih dari tahun 2020," kata Mahfud di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (11/11/2020).
Sementara Sekretaris Militer (Sesmil) Mayjen Suharianto mengatakan penyerahan gelar itu harus rampung di 2020. Sebab, hak penerimaan gelar akan diberikan kepada orang yang berbeda di tahun mendatang.
Karena menggelar acara Upacara Penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan RI Tahun 2020 digelar di tengah pandemi Covid-19, maka pihak Istana pun menetapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Bahwa (karena) Covid-19 kita sudah melihat sendiri ada protokol kesehatan yang ketat, baik sebelum masuk, ketika akan masuk, maupun di dalam itu sudah (diterapkan) protokol kesehatan," ujarnya.
Daftar nama penerima Bintang Jasa dari Presiden Jokowi diberikan kepada sejumlah tokoh di Istana Negara, Rabu (11/11/2020).
Daftar nama ini minus Gator Nurmantyo karena tidak datang ke Istana. Sedianya Gatot menerima Bintang Mahaputera Adipradana bersama para menteri kabunet Jokowi sebelumnya.
Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan yakni Bintang Mahaputera Adipradana, Bintang Mahaputera Utama, Bintang Jasa Utama, Bintang Jasa Pratama, dan Bintang Jasa Nararya.
Baca Juga: Habib Rizieq Disarankan Minta Waktu Bertemu Presiden Jokowi
Mereka yang mendapat Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan yaitu para menteri yang pernah menjabat di periode 2014-2019, mantan Kapolri, mantan Panglima TNI, mantan Kepala Staf hingga tenaga medis yang meninggal.
Pemberian Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan berdasarkan Keputusan Presiden nomor 118/TK/TH 2020 tanggal 6 November 2020 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan.
Berikut nama-nama penerima Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.
A. Bintang Mahaputera Adipradana (32 orang)
- Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.S. Ketua Mahkamah Konstitusi RI 2015-2018 dan Hakim Konstitusi RI 2018-2023
- Dr. H. Anwar Usman, S.H., M.H. Ketua Mahkamah Konstitusi RI 2018-2021
- Prof. Dr. Aswanto, S.H., M.Si., DFM., Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi RI 2018-2021 dan Hakim Konstitusi RI 2019-2024
- Dr. Darmin Nasution, S.E., Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI 2015-2019
- Puan Maharani Nakshatra Kusyala, S.I.Kom., Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI 2014-2019
- Jenderal TNI (HOR) (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI 2016-2019
- Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc. Menteri Sekretaris Negara RI 2014-2019
- Tjahjo Kumolo, S.H. Menteri Dalam Negeri RI 2014-2019
- Retno Lestari Priansari Marsudi, S.I.P., LL.M., Menteri Luar Negeri RI 2014-2019
- Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan RI 2014-2019
- Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, S.H., M.Sc., Ph.D., Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI 2014-2019
- Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P., Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI 2016-2019
- Prof. H. Mohamad Nasir, M.Si., Ph.D., Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI 2014-2019
- Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, Sp.M.(K), Menteri Kesehatan RI 2014-2019
- Muhammad Hanif Dhakiri, S.Ag., M.Si., Menteri Ketenagakerjaan RI 2014-2019
- Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., IPU, Menteri Perindustrian RI 2016-2019
- Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D., Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI 2014-2019
- Ir. Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan RI 2016-2019
- Rudiantara, S.Stat., M.B.A., Menteri Komunikasi dan Informatika RI 2014-2019
- Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., Menteri Pertanian RI 2014-2019
- Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI 2014-2019
- Dr. (H.C.) Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan RI 2014-2019
- Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D., Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional RI 2016-2019
- Rini Mariani Soemarno, Menteri Badan Usaha Milik Negara RI 2014-2019
- Drs. Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI 2014-2019
- Dr. Ir. Arief Yahya, M.Sc., Menteri Pariwisata RI 2014-2019
- Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip.Apling, M.A., Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI 2014-2019
- H. Muhammad Prasetyo, S.H., M.H, Jaksa Agung RI 2014-2019
- Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Panglima TNI 2015-2017
- Jenderal Pol (Purn) Drs. H. Sutarman, S.I.K., Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia 2013-2015
- Jenderal Pol (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia 2016-2019
- Jenderal Pol (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, S.H., M.Si., Kepala Badan Intelijen Negara 2016-sekarang.
B. Bintang Mahaputera Utama (14 orang) - Dr. Wahiduddin Adams, S.H., M.A., Hakim Konstitusi RI Periode 2014-2019 dan 2019-2024
- Dr. Suhartoyo, S.H., M.H. , Hakim Konstitusi RI Periode 2015-2020 dan 2020-2025
- Dr. Manahan M.P. Sitompul, S.H., M.Hum., Hakim Konstitusi RI Periode 2015-2020 dan 2020-2025
- Drs. Enggartiasto Lukita, Menteri Perdagangan RI 2016-2019
- Ignasius Jonan, S.E., Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI 2016-2019
- Eko Putro Sandjojo, BSEE., M.B.A., Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI 2016-2019
- Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., Menteri Sosial RI 2014-2018
- Dr. H. Asman Abnur, S.E., M.Si., Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI 2016-2018
- Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI 2015-2019
- Jenderal TNI (Purn) Mulyono, Kepala Staf Angkatan Darat 2015-2018
- Laksamana TNI (Purn) Dr. Ade Supandi, S.E., M.A.P., Kepala Staf Angkatan Laut 2014-2018
- Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kepala Staf Angkatan Laut 2018-2020
- Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna, Kepala Staf Angkatan Udara 2015-2017
- Marsekal TNI (Purn) Yuyu Sutisna, S.E., M.M., Kepala Staf Angkatan Udara 2018-2020
Keppres Nomor 119/TK/Th 2020 tanggal 6 November 2020 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa kepada 25 orang terdiri dari:
A. Bintang Jasa Utama (2 orang)
- Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si., Menteri Sosial RI 2018-2019
- Komjen Pol (Purn) Dr. (H.C.) Drs. H. Syafruddin, M.Si., Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI 2018-2019
B. Bintang Jasa Pratama (14 orang)
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Disarankan Minta Waktu Bertemu Presiden Jokowi
-
Habib Rizieq Disarankan Sowan ke Istana, Jokowi Diprediksi Senang Menerima
-
Tak Hadir ke Istana, Gatot Nyatakan Tetap Terima Gelar Bintang Mahaputera
-
Gatot Nurmantyo Tetap Dapat Bintang Jasa Mahaputera Ardipradana
-
Terungkap! Ini Isi Surat Gatot Nurmantyo ke Jokowi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat