Suara.com - Sebuah ledakan yang diduga berasal dari bom terjadi di Arab Saudi saat peringatan tahunan Perang Dunia I. Menyadur France24 pada Rabu (11/11), upacara ini dihadiri oleh para diplomat Eropa termasuk Prancis.
Kementerian Luar Negeri Prancis mengatakan serangan yang terjadi di pemakaman non-muslim di Jeddah, Arab Saudi itu melukai beberapa orang.
"Upacara tahunan untuk memperingati akhir Perang Dunia I di pemakaman non-Muslim di Jeddah, dihadiri oleh beberapa konsulat, termasuk dari Prancis, menjadi sasaran serangan IED [alat peledak improvisasi] pagi ini, yang melukai beberapa orang."
"Prancis mengutuk keras serangan pengecut dan tidak dapat dibenarkan ini," tambah kementerian itu.
Seorang pejabat pemerintah Yunani mengatakan empat orang terluka ringan dalam ledakan itu, termasuk seorang warga negara Yunani.
Kantor komunikasi pemerintah Saudi tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Ledakan itu adalah insiden keamanan kedua yang terjadi di Jeddah, kota terpadat kedua di Arab Saudi, dalam beberapa minggu terakhir.
Pada 29 Oktober, seorang pria Saudi ditangkap setelah menyerang dan melukai seorang penjaga keamanan di konsulat Prancis di sana.
Pada hari Rabu, konsulat mengeluarkan pernyataan kepada warga negara Prancis di Arab Saudi yang mendesak mereka untuk melakukan kewaspadaan maksimum setelah serangan terbaru.
Baca Juga: Ada Suara Ledakan di Rumah Brisia Jodie, Lanjutan Cerita Teror Mistis
"Secara khusus, lakukan kebijaksanaan, dan jauhi semua pertemuan dan berhati-hatilah saat bergerak," kata pernyataan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Update! 9 WNI Diculik Tentara Israel di Kapal Global Sumud Flotilla
-
Kejagung Lelang Koleksi Harvey Moeis: Tas Mewah Hari Ini, Mobil dan Apartemen Menyusul
-
Duduk Perkara Kasus Chromebook: Kenapa Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara?
-
Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan
-
Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas