Suara.com - Salah seorang wanita penghuni sebuah apartemen di Jakarta menceritakan kasus pelecehan seksual yang pernah dialaminya. Ceritanya viral di media sosial dan mengajak para perempuan untuk tidak takut melaporkan tindakan pelecehan yang dialami.
Lewat akun TikToknya, wanita itu mengaku dilecehkan oleh seorang pria di dalam lift, saat hendak menuju kamarnya.
Peristiwa itu terjadi tahun lalu. Akan tetapi, maksud dibagikannya kisahnya saat ini lantaran belakangan marak pelecehan seksual di berbagai lokasi.
"Untuk semua cewek yang mungkin pernah ngalamin hal yang sama, jangan takut buat buka suara, ngelawan dan cepat cari pertolongan dan perlindungan," tulis wanita itu dalam narasi video.
Wanita berinisal R tersebut menuturkan, saat itu dia baru saja pulang dari tempat kerja. Tidak terbesit sedikit pun akan terjadi pelecehan sebagaimana dialaminya.
Di dalam lift, R bersama dengan seorang lelaki yang juga juga berstatus sebagai penghuni apartemen tersebut.
R yang tengah bersandar pada dinding lift sembari bermain ponsel tiba-tiba merasa pantatnya disentuh.
Kendati begitu, dia masih ragu sehingga berpikir untuk mendiamkannya terlebih dahulu.
Akan tetapi, seiring naiknya lift kejadian terulang kembali. Kali ini, R sangat yakin pantatnya dipegang oleh seseorang di sampingnya.
Baca Juga: Masih Pandemi, Habib Rizieq Diminta Atur Jadwal Kunjungan Tamu
Saat menoleh, R mengaku syok lantaran pria di sampingnya tengah memegang kemaluannya sendiri.
Hal itu membuatnya sontak melawan dan memukul pria yang disebutnya sebagai pelaku pelecehan seksual.
Selang beberapa saat, pintu lift terbuka di lantai tujuannya. Setelah itu, dia langsung menuju kamarnya dengan perasaan sangat terguncang.
Keesokan harinya, R baru melapor ke satpam apartemen sehingga pelaku kemudian diringkus.
Namun, R mengaku bergidik lantaran si pelaku mengatakan sudah menunggu diciduk sejak semalam.
Tak berhenti sampai di situ, pria itu mengelak dirinya melakukan perbuatan asusila. Bahkan, dia menantang untuk melihat rekaman CCTV dalam lift lantaran kameranya sempat mengalami eror sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi
-
AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten
-
Riset WRI Ungkap Paradoks Banjir: Investasi Besar Tak Selalu Kurangi Risiko, Kenapa?
-
DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS
-
Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!
-
Menaker Lapor Ada 1.590 Aduan THR 2026, DKI Jakarta dan Jabar Terbanyak
-
Eks Dirut Inhutani V Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Suap Hutan Lampung, Rubicon Dirampas Negara
-
Prabowo: Alhamdulillah Antrean Haji Paling Lama 26 Tahun, Tidak lagi 48 Tahun
-
Kutuk Serangan Israel, Macron Desak Lebanon Harus Diikutsertakan Dalam Gencatan Senjata AS dan Iran