Suara.com - Penceramah Ustaz Abdul Somad (UAS) mengaku memberikan dukungan penuh terhadap Habib Rizieq Shihab dalam menegakkan keadilan. Ia menyebut dirinya memiliki persamaan dengan sang imam besar FPI itu.
Hal itu disampaikan oleh UAS saat berbincang bersama Karni Ilyas di acara Karni Ilyas Club pada Minggu (15/11/2020) malam.
UAS mengaku setiap kali melakukan ceramah di berbagai tempat, jemaahnya bertanya kepadanya mengenai kondisi Rizieq yang berada di Arab Saudi.
Para jemaah beranggapan, UAS adalah sosok yang paling tahu mengenai kondisi Rizieq yang berada di Arab lebih dari 3 tahun itu.
"Tiap kali ceramah, jemaah tanya Habib Rizieq Shihab kapan pulang. Mereka menganggap saya tahu semua yang terjadi," ujar UAS seperti dikutip Suara.com, Senin (16/11/2020).
Padahal, kata UAS, ia memiliki beberapa perbedaan dengan Rizieq. UAS menempuh pendidikan tinggi di Mesir, berbeda dengan Rizieq.
"Saya di Mesir, beliau di Imam Muhammad Ibnu Saud di Riyadh. Di Mesir lebih terbuka sedangkan di Riyadh satu mazhab saja," tuturnya.
Tak hanya itu, ia juga mengaku hanyalah seorang biasa. Sementara, Rizieq merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW.
Meski memiliki perbedaan, UAS mengaku memiliki sejumlah kesamaan dengan Rizieq. Ia memiliki pehaman yang sama dengan gerakan amar maruf nahi munkar.
Baca Juga: Tagih Janji Mahfud MD, Abu Janda: Jangan Kalah Berani Sama Nikita Mirzani
"Ada beberapa hal titik persamaan, saya senang sekali dengan gerakan amar maruf nahi munkar (menegakkan kebenaran dan mencegah keburukan)" tuturnya.
Selama ini, ia melihat ada orang-orang yang semangat dalam amar maruf, seperti mengajak salawat hingga berdzikir.
Namun, ketika melihat ada perbuatan maksiat justru diam. Menurut UAS, hal itu dikarenakan amar maruf nahi munkar berkaitan dengan kepentingan orang banyak.
UAS melihat sosok Rizieq berbeda dengan orang kebanyakan. Bahkan, rasa simpati itu muncul jauh sebelum dinamika Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.
"Keberanian itu bagi saya sesuatu yang menantang. Saya senang," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka