Suara.com - Anggota DPR Fraksi PKS Nasir Djamil menyampaikan tentang bahaya minuman beralkohol melalui pantun. Diketahui, Nasir merupakan salah satu dari 21 pengusul Rancangan Undang-Undang Larangan Minuman Beralkohol.
Adapun pantun tentang bahaya minuman beralkohol tersebut disampaikan Nasir dalam rapat Badan Legislasi DPR trkait RUU Larangan Minuman Beralkohol. Melalui pantunnya, Nasir sekaligus meminta masyarakat menjauhi minuman beralkohol.
"Jalan jalan ke Semarang, jangan lupa beli lumpia. Jauhi alkohol dari sekarang untuk kehidupan yang mulia," kata Nasir saat memulai pandangannya terkait RUU Larangan Minol selaku pengusul, Selasa (17/11/2020).
Tidak cuma sekali, Nasir kemudian melanjutkan pantunnya ihwal dampak buruk yang ditimbulkan apabila seseorang mengkonsumsi minuman beralkohol.
"Ada udang sebesar jempol, dimakan belibis di atas bukit. Sungguh rugi pemakai alkohol, uang habis badan pun sakit," ujar Nasir.
Nasir memahami bahwa persoalan minuman beralkohol tidak sekadar tentang kesehatan. Melainkan juga terkait persoalan ketenagakerjaan hingga perpajakan. Karena itu, ia sekaligus mengajak agar anggota Baleg DPR dapat mendukung keberadaan RUU Larangan Minuman Beralkohol.
"Kami berharap mudah-mudahan Badan Legislasi dan seluruh anggota yang ada di dalamnya bisa membantu para pengusul untuk menyempurnakan draf ini. Sehingga kemudian RUU ini bisa kita mulai proses," kata Nasir.
Berita Terkait
-
Pelarangan Minuman Beralkohol Berpotensi Ramaikan Pasar Gelap dan Oplosan
-
Gubernur Edy Rahmayadi soal RUU Larangan Minol: Sujud Saya Bila Disahkan
-
Guru Besar Hukum Unsoed: RUU Minuman Beralkohol Harusnya Diserahkan Pemda
-
Tanggapi RUU Minol, Bima Arya: Kota Bogor Keras Terhadap Miras
-
RUU Minuman Beralkohol, Apakah Overkriminalisasi?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
Terkini
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati