Suara.com - Seorang remaja yang sedang dimabuk asmara melakukan hal nekat membuat tato bertuliskan nama kekasihnya di tubuhnya. Sayangnya, baru seminggu menjalin cinta, hubungan mereka putus.
Remaja berusia 19 tahun asal Vietnam itu mengaku baru saja merasakan cinta pertama yang bersambut. Setelah cintanya diterima pujaan hati, apa saja rela ia lakukan termasuk membuat tato.
Tak tanggung, tato yang dibuatnya merupakan tato permanen. Tanpa pikir panjang ia mengukir nama sang kekasih sepanjang 10 sentimeter di lengan kirinya.
Dalam sebuah wawancara, bocah yang dirahasiakan namanya itu mengaku tak berpikir panjang mengenai tindakannya.
“Saya sangat mencintainya. Saya berpikir bahwa akan bersamanya seumur hidup,” katanya dikutip dari Hops.id -- jaringan Suara.com, Jumat (20/11/2020).
Menurutnya, tindakan nekatnya itu merupakan sebuah pembuktian cinta abadinya kepada sang kekasih.
Pihak tatoo artist mengatakan dirinya sudah berulangkali memastikan apakah si bocah yakin dengan keputusannya membuat tato permanen dengan nama sang kekasih.
Namun, berulang kali itu juga bocah itu menjawab dengan yakin bahwa ia tak akan mengurungkan niatnya.
“Saya sudah meyakinkan kalau ini akan sulit dihapus. Tidak ada yang menjamin hubungan percintaan siapapun,” ujar tatoo artist.
Baca Juga: Usai Eksekusi Kekasih Gelapnya, AS Kirim Pesan ke Keluarga Korban
Pihak tattoo artist membuat kesepakatan tertulis dengan bocah itu, karena di Vietnam belum ada larangan membuat tato untuk anak di bawah umur.
Namun malang nasibnya, belum kering luka dari tato yang dibuat, sang kekasih sudah lebih dulu memutuskan cinta.
Ironisnya, hubungan percintaan remaja itu kandas setelah seminggu mereka resmi berpacaran.
Bocah itu memutuskan kembali ke tukang tato dan meminta tato tersebut dihapus. Sayangnya, permintaan tersebut sulit dilakukan.
Selain menyakitkan secara fisik, menghapus tato permanen juga membutuhkan biaya yang cukup besar.
Kisah bocah kasmaran yang membuat tato bertuliskan nama kekasihnya itu menjadi bahan perbincangan publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar